SuaraJawaTengah.id - Kebanyakan orangtua murid di Kelurahan Mandan, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo tak mampu beli pulsa data internet untuk sekolah anaknya. Mereka prioritaskan uang rumah tangga untuk beli kebutuhan sehari-hari, salah satunya minyak goreng.
Al hasil pemerintah setempat pun menyediakan jaringan Internet nirkabel atau wifi gratis bagi pelajar. Para pelajar bisa memanfaatkan wifi gratis di pendapa kantor kelurahan untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Lurah Mandan, Junarto, mengaku kerap mendapat keluhan dari para orang tua yang kesulitan membeli kuota Internet untuk PJJ anak mereka.
Mereka punya kebutuhan lain yang lebih prioritas seperti membeli kebutuhan pokok sehari-hari-hari seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Banyak ibu-ibu yang mengeluh tak bisa membeli kuota Internet. Kami prihatin kemudian berinisiatif menyediakan wifi gratis bagi para pelajar untuk menunjang metode PJJ,” kata dia saat ditemui Solopos.com di kantornya, Kamis (13/8/2020).
Para pelajar Sukoharjo bisa memanfaatkan jaringan Internet gratis yang dipasang di pendapa kantor Kelurahan Mandan, Sukoharjo. Ada meja dan kursi yang bisa digunakan untuk mengerjakan berbagai tugas sekolah setiap hari.
Ortu murid tak perlu membeli kuota Internet setiap bulan.
Menurut Junarto, tak sedikit orang tua/wali murid yang berpenghasilan pas-pasan dan hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kami ingin membantu para siswa yang berasal dari keluarga tak mampu yang tak bisa membeli kuota Internet. Uang Rp 70.000 hingga Rp 100.000 bisa digunakan untuk membeli beras dan gula pasir,” ujar dia.
Baca Juga: Masjid Sediakan Laptop dan Internet Gratis untuk Bantu Siswa Sekolah Daring
Menurut Junarto, para pelajar dari daerah luar Sukoharjo juga tak dilarang memanfaatkan Internet gratis di Kantor Kelurahan Mandan.
Misalnya, para pelajar dari daerah yang bersebelahan seperti Kelurahan Joho dan Desa Pondok, Kecamatan Nguter.
Dalam waktu dekat, Junarto bakal melayangkan surat resmi ke sejumlah sekolah di wilayah Mandan.
“Kami akan berkoordinasi dengan beberapa sekolah agar para guru bisa melakukan pendampingan saat ada siswa yang kesulitan menggarap naskah soal. Tak semua siswa bisa mengerjakan naskah soal secara cepat,” papar dia.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mandan, Sony, mengatakan para siswa jenjang SD-SMA dan sederajat bisa mengakses Internet tanpa dipungut biaya.
Para pelajar SD dan SMP di Sukoharjo bisa memanfaatkan jaringan Internet gratis pada pagi hari-siang hari. Sementara para siswa SMA dan mahasiswa bisa mengakses Internet pada sore hari.
Berita Terkait
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Modal Nol, Langkah Nekat Mebel Sukoharjo Tembus Spanyol Didukung BRI
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Resmi! Malut United Hijrah ke Semarang, Berganti Nama Jadi Java United FC