SuaraJawaTengah.id - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia karena tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Selasa (18/8/2020) pagi.
Kejadian tersebut terekam CCTV dan viral di social media instagram serta Grup Whatsapp. Dalam rekaman yang tersebar, pengendara sepeda motor dengan nomor polisi R 3833 WK bernama Joni Sinambela (50) tersebut, terlihat menerobos palang pintu kereta api yang sudah ditutup.
Warga yang sudah hidup puluhan tahun tak jauh dari perlintasan kereta api lokasi terjadinya kecelakaan tersebut, Rakhman Bakhtiar (39) mengatakan di lokasi tersebut sudah sering ada kejadian pengendara sepeda motor menerobos papang pintu perlintasan meskipun sudah ditutup.
"Sering banget ada kejadian pengendara sepeda motor terobos palang pintu perlintasan lewat lajur kanan. Entah itu dari arah selatan atau dari utara," katanya saat ditemui, Rabu (19/8/2020).
Lalu lintas di sekitar jalan Achmad Yani tersebut memang ruwet.
Terlebih saat masa mendekati hari raya Idulfitri. Lokasi perlintasan yang hanya berjarak tak lebih dari 100 meter dengan pasar memperparah arus lalu lintas.
"Apalagi kalau pas mendekati lebaran. Macet karena kepintu bisa sampai depan rumah saya. Mungkin karena pengendara motor tidak sabar jadi pada terobos lewat jalur kanan," ujar Rakhman yang bermukim di depan Pasar Kroya.
Ia yang setiap harinya melintas di pintu kereta api tersebut juga mengatakan, sebelumnya pernah mendengar kabar ada pengendara motor yang tertabrak kereta api. Namun ia tidak mengingat kapan pastinya waktu kejadian ini.
"Pernah juga kalau ga salah dahulu (menabrak kereta), tapi lupa kejadiannya kapan," jelasnya.
Baca Juga: Detik-detik Pemotor Cilacap Tersambar Kereta Api, Bikin Ngeri
Sementara itu, petugas jaga lintas pintu perlintasan kereta api Kroya, Purwoko menjelaskan pada saat kejadian, dirinya sudah menutup pintu perlintasan kereta api.
"Nah pas di tengah, dia langsung terobos saja. Itu kan ada bekas pertama kali jatuh. Sepeda motornya langsung kedorong lokomotif," katanya.
Pada saat kejadian posisi palang pintu masih tertutup. Namun pengendara motor menerobos lewat lajur kanan arah utara, dimana lajur yang seharusnya milik pengendara dari arah selatan.
"Sebalah sana (utara perlintasan) yang betul itu yang jalur sebelah kiri. Itu salah jalur (pengendara motor). Kejadian tersebut kurang lebih kemarin jam 07.35 WIB," jelasnya.
Kereta yang tertabrak pengendara sepeda motor itu merupakan kereta langsir pembawa Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Tegal menuju ke Maos.
Karena pengendara tersebut abai dengan keselamatan berlalu lintas, kecelakaan tersebut tidak bisa dihindari.
Tag
Berita Terkait
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Pengalaman Naik Kereta di RI Kini Makin Setara
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight