SuaraJawaTengah.id - Dua orang anggota DPRD Banyumas, Jawa Timur, berjenis kelamin laki-laki dinyatakan positif terjangkit virus corona covid-19. Hal itu diketahui setelah keduanya pulang dari wilayah Provinsi Jawa Barat.
Wakil Ketua DPRD Banyumas, Supangkat, membenarkan adanya anggota dewan yang kena virus asal Wuhan, China.
Menurutnya, dengan adanya anggota dewan yang positif, pihaknya mengambil kebijakan untuk langsung melakukan tes swab massal untuk seluruh staf dan karyawan serta anggota dewan di lingkungan DPRD Banyumas.
"Bahwa karena ada indikasi dua DPRD ini positif covid-19. Maka hari ini dilakukan swab kepada seluruh anggota DPRD kecuali yang sakit. Dan seluruh karyawan serta PHL, jumlahnya sekitar 114 orang," katanya saat ditemui, Sabtu (22/8/2020).
Pangkat menuturkan, hal ini merupakan langkah cepat untuk mengantisipasi adanya penularan dari rekan DPRD Banyumas yang terkena, sehingga hari ini dilakukan swab dan operasional perkantoran DPRD Banyumas ditutup selama 6 hari.
"Mulai kemarin, sampai hari Rabu yang akan datang ditutup, sambil menunggu swabnya. Sedangkan dua orang yang positif itu memang benar, tapi keadaannya sudah membaik," jelasnya.
Sedangkan untuk awal mula penularan virus covid-19 ini masih dalam penelusuran. Karena jika dilihat kegiatannya setelah pulang dari Jawa Barat pada sepuluh hari yang lalu.
"Belum bisa dipastikan, tapi yang pasti awalnya dari mana sedang dilakukan penelitian. Apakah memang dari kunjungan kerja di Jawa Barat atau memang tertular di daerah Kabupaten Banyumas," ungkapnya.
Sebelum adanya kunjungan kerja tersebut, menurut Pangkat, sudah ada salah satu anggota dewan yang mengeluhkan sakit. Seperti gejala flu, demam dan batuk. Namun baru terdengar kemarin kalau hasilnya positif.
Baca Juga: Gedung DPRD Lockdown karena COVID-19, Rapat Paripurna Dipindah ke Hotel
Rombongan yang ke Jawa Barat tersebut berjumlah 14 orang.
"Rombongan itu ada banyak kendaraan, tidak hanya satu kendaraan. Seperti jenis kendaraan minibus yang seharusnya diisi 14 orang, ini cuma diisi sekitar 8. Jadi memang sudah menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, dr Budhi Setiawan menjelaskan ada kecenderungan jumlah kasus positif covid-19 bertambah di lingkungan dewan. Namun untuk sementara ini baru dua yang dinyatakan positif.
"Dalam satu mobil dengan dua orang tersebut ada empat orang waktu perjalanan ke Jawa Barat. Yang lain ada yang bawa mobil sendiri-sendiri. Ini sebenarnya menurut saya bukan karena kunjungan kerja terus jadi sakit. Tapi karena ada salah seorang yang pasangannya sakit, terus nularin anggota dewan. Nah anggota dewan ini merasa hanya flu biasa terus ikut berangkat jadi menulari," jelasnya.
Dirinya sudah berulang kali menyampaikan, jika yang merasa tidak sehat tidak perlu berangkat.
Menurutnya ada yang mungkin merasa ini menjadi tanggung jawab, sehingga mereka tetap memenuhi kewajibannya.
Berita Terkait
-
Seorang Anggota DPRD Positif Covid-19, Jadi Kasus Pertama di Nias Barat
-
Hibur Diri dan Pembeli Saat Pandemi, Pedagang Pawai Keliling Pasar Wage
-
Gedung DPRD Lockdown karena COVID-19, Rapat Paripurna Dipindah ke Hotel
-
Anggota DPRD Kepulauan Riau Positif Corona Habis ke Jakarta
-
Apel HUT ke-75 RI di Sawah, Petani Banyumas Belum Merdeka karena Kartu Tani
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah