Scroll untuk membaca artikel
Erick Tanjung
Jum'at, 28 Agustus 2020 | 15:21 WIB
Tangkap layar video saat kebun buah melon petani Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah diduga dirusak oleh kendaraan berat TNI pada (26/8/2020) [istimewa]

"Bahkan tenda peneduh juga didirikan di areal tersebut," katanya kepada Suara.com, Jumat (28/8).

Padahal, menurutnya, lahan pertanian tersebut merupakan milik petani yang tercatat di dalam C Desa. Sampai saat ini, kata dia, belum ada penyelesaian mengenai konflik tanah Urutsewu antar warga dengan TNI.
Akibat dari aktivitas latihan tersebut, tanaman Melon petani rusak. Mulsa plastik juga robek akibat tergilas roda kendaraan.

"Warga tidak berani menegur karena takut," ujarnya.

Sekretaris USB Widodo Sunu Nugroho menambahkan, masyarakat di Urutsewu sebenarnya merasa terganggu dengan seringnya aktivitas latihan tentara di wilayah mereka. Namun warga selama ini merelakan wilayahnya untuk latihan karena menyangkut kepentingan negara.

Baca Juga: Viral Video Ladang Buah Melon Petani di Urut Sewu Dirusak Kendaraan TNI

Saat ada aktivitas latihan, petani harus mengalah untuk tidak beraktivitas di lahan. Bahkan petani terpaksa menyiram tanamannya pada malam hari atau subuh untuk menghindari jadwal latihan tentara.

"Sebenarnya sangat tidak nyaman. Latihannya bisa berhari-hari. Kalau pas ada latihan, petani dan nelayan libur," ungkapnya.

Kontributor : Khoirul

Load More