Bupati Banyumas Achmad Husein. (Antara)
Namun di lain sisi, dia merasa bahwa kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak efektif, karena saat mengerjakan soal dari gurunya, konsentrasi anak terganggu.
"Anak itu tidak fokus jika lewat daring. Karena di rumah susah konsentrasi. Kepenginnya main terus," pungkasnya.
Rencana pembukaan sekolah tatap muka saat ini oleh Husein, lebih melunak dibanding pada minggu lalu saat berada di sebuah sekolah di Kabupaten Banyumas.
Sebelumnya, Husein dengan nada meninggi menyatakan, tidak mau disalahkan jika nantinya ada penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.
Ia meyakini bahwa sekolah belum mampu menerapkan jaga jarak. Entah dari guru, maupun siswa.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School