"Besok mungkin saya bersama tim sudah mulai akan melihat simulasinya. Saya minta ada sepuluh murid SD dan SMP yang sudah siap. Dia harus mempraktrikkan berangkat dari rumah bagaimana, berjalan bagaimana, sampai di sekolah bagaimana dari awal sampai akhir, nanti dibikin videonya," ujarnya.
Kemungkinan paling cepat menurut Husein tergantung kesiapan pihak sekolah. Jika pada simulasi besok, Selasa (1/9/2020) dirasa sudah memenuhi syarat dirinya membolehkan lusa sekolah mengadakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Sebetulnya, besok saja kalau ada yang kita cek siap, besoknya sudah bisa buka. Semua harus ada ijin bupati. Lalu nanti saya limpahkan ke Kepada Dinas Pendidikan. Jika nanti ada orangtua yang tidak mengijinkan ya di rumah saja, resikonya, ga apa-apa. Belajarnya lewat daring," terangnya.
Sementara itu, orangtua murid SD N 2 Sumampir, Heri Susanto (39) yang baru mendengar rencana bupati tersebut merasa was-was jika akan diadakan sekolah tatap muka dalam waktu dekat.
Baca Juga: DPRD Banyumas Nekat Buka, Padahal Tes Swab Anggota Dewan Belum Keluar
"Terus terang saya was-was jika harus sekolah tatap muka. Karena saat ini banyak bermunculan OTG. Takutnya nanti anak-anak jadi terpapar. Tapi ya setuju saja sih," jelasnya.
Namun di lain sisi, dia merasa bahwa kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak efektif, karena saat mengerjakan soal dari gurunya, konsentrasi anak terganggu.
"Anak itu tidak fokus jika lewat daring. Karena di rumah susah konsentrasi. Kepenginnya main terus," pungkasnya.
Rencana pembukaan sekolah tatap muka saat ini oleh Husein, lebih melunak dibanding pada minggu lalu saat berada di sebuah sekolah di Kabupaten Banyumas.
Sebelumnya, Husein dengan nada meninggi menyatakan, tidak mau disalahkan jika nantinya ada penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Bosan Belajar Sekolah Daring, Anak-anak Desa di Banyumas Buat Wayang Klaras
Ia meyakini bahwa sekolah belum mampu menerapkan jaga jarak. Entah dari guru, maupun siswa.
Berita Terkait
-
Jazz Gunung Slamet 2024: Perkuat Pertumbuhan UMKM di Wanawisata Baturraden
-
Sekolah di Jakarta Pusat Terapkan PJJ Saat Pengumuman Hasil Pemilu 2024
-
Pasca Kejadian Nahas Siswi Melompat Dari Lantai 4, SDN 06 Petukangan Utara Gelar PJJ
-
Dekat dengan Lokasi KTT ASEAN, 1.108 Sekolah di DKI Bakal Terapkan PJJ Sampai 9 September
-
Profil Bupati Banyumas Achmad Husein dan Sederet Kontroversi yang Pernah Melibatkannya
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Jangan Paksakan ke Rest Area saat Arus Balik, Ini Tips Istirahat Aman dan Nyaman dari Kapolri
-
Tak Hanya THR, Desa Wunut Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Jaminan Sosial
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya