- Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung mulai Rabu siang.
- Penerapan one way nasional arus mudik akan diresmikan melalui seremoni flag off yang dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan pukul 12.00 WIB.
- Selain one way, Korlantas juga menerapkan rekayasa contraflow antara KM 55 hingga KM 70 untuk mengatur kepadatan lalu lintas Trans Jawa.
SuaraJawaTengah.id - Puncak arus mudik Lebaran 2026 semakin dekat, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan strategi jitu untuk mengurai kepadatan. Mulai Rabu siang, rekayasa lalu lintas one way (satu arah) nasional akan resmi diberlakukan, membentang panjang dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026) malam, menegaskan kesiapan pihaknya.
"Yang jelas besok, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri Perhubungan (Menhub) juga, akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00 WIB," kata Irjen Agus.
Kehadiran Menhub dalam seremoni pembukaan one way ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam mengelola arus mudik tahun ini. Ini adalah sinyal kuat bagi para pemudik untuk mematuhi aturan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Sebelum penerapan one way nasional, Korlantas telah melakukan uji coba dengan menerapkan one way sepenggal tahap pertama di jalur one way nasional pada KM 70 sampai dengan KM 263 pada Selasa (17/3) pukul 15.00 WIB. Langkah antisipatif ini diambil berdasarkan pantauan dan analisis mendalam.
"Mendasari dari arahan Bapak Kapolri, arahan Pak Menhub, dan diskusi dengan Dirut Jasa Marga bahwa pada pukul 12.00 ada bangkitan arus. Oleh sebab itu, kami segera melapor kepada Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan SKB (surat keputusan bersama)," jelas Irjen Agus. Ini menunjukkan koordinasi yang solid antara berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Selain one way, Korlantas juga memberlakukan rekayasa contraflow di jalan tol KM 55 hingga KM 70. Kebijakan ini diterapkan untuk mengatur arus lalu lintas yang menuju ke tol Trans Jawa, memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di titik-titik krusial. Kombinasi one way dan contraflow diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kepadatan yang diprediksi akan terjadi.
Irjen Agus Suryonugroho memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi di lapangan secara real-time. Fleksibilitas menjadi kunci dalam menghadapi dinamika arus mudik.
"Apakah malam ini nanti ada puncak arus? Nanti kami akan koordinasi dengan Dirut Jasa Marga. Manakala ada bangkitan arus lagi, kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang untuk one way-nya itu. Tetapi kalau sudah landai, nanti akan tetap kita evaluasi," ucapnya.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung
Ini berarti, pemudik harus siap dengan perubahan kebijakan di lapangan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, tergantung pada kondisi kepadatan lalu lintas.
Dengan dimulainya one way nasional ini, pemudik diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru dari Korlantas Polri dan Jasa Marga. Persiapkan kendaraan, fisik, dan mental sebelum memulai perjalanan. Patuhi rambu lalu lintas, ikuti arahan petugas di lapangan, dan prioritaskan keselamatan. Mudik aman, lancar, dan nyaman adalah harapan kita bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional
-
Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini
-
Resmi! UEA Tanam Modal di Jepara, Gubernur Ahmad Luthfi Gercep Kawal Proyek Mini Refinery Rp5 T
-
Ahmad Luthfi Minta Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Libatkan Bupati dan Wali Kota
-
Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G