SuaraJawaTengah.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lima provinsi menduduki peringkat teratas yang mendapatkan bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi bergaji di bawah Rp5 juta. Provinsi Jawa Tengah menduduki peringkat ketiga yang mendapatkan BSU
Dilansir dari Ayosemarang.com jaringan Suara.com, data tersebut diketahui dari hasil peluncuran bantuan subsidi gupah tahap pertama sebanyak 2,5 juta pekerja dan 3 juta pekerja penerima bantuan subsidi gaji/upah di tahap kedua.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyatakan, Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat teratas dengan penerima subsidi sebanyak 1,07 juta pekerja atau sekitar 19,48% dari total penerima subsidi upah.
Sementara itu, pada urutan kedua hingga kelima ditempati oleh Jawa Barat dengan 1,02 juta pekerja (18,72%), Jawa Tengah dengan 702 ribu pekerja (12,77%), Jawa Timur dengan 560 ribu pekerja (10,19%), dan Banten dengan 455 ribu pekerja (8,28%).
"Subsidi upah ini diharapkan mampu menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja, dan mendongkrak belanja konsumsi. Sehingga menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujar Ida dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2020).
Melalui subsidi gaji pekerja, lanjut Ida, pemerintah berusaha melindungi, meningkatkan dan mempertahankan ekonomi pekerja dari dampak pandemi Covid-19. Uang yang masuk langsung ke rekening pekerja tersebut dapat dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan, baik kebutuhan primer maupun sekunder.
"Akan lebih baik jika bantuan subsidi gaji atau upah dibelanjakan produk-produk lokal dan UMKM. Dengan demikian, industri lokal dan UMKM juga ikut bergeliat," kata Ida.
Ida juga menyampaikan pihaknya bakal terus memantau dan melakukan evaluasi penyaluran bantuan subsidi upah. Dengan demikian, proses penyaluran tahap berikutnya makin memuaskan. Subsidi gaji pekerja diberikan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan dengan mekanisme penyaluran per dua bulan sekali, yakni Rp1,2 juta.
Berikut persebaran data calon penerima subsidi gaji pekerja tahap pertama dan kedua berdasarkan provinsi:
Baca Juga: Lawan Kotak Kosong, Hendi-Ita akan Kampanye Door To Door
- DKI Jakarta (1.071.414 - 19,48%)
- Jawa Barat (1.029.830 - 18,72%)
- Jawa Tengah (702.531 - 12,77%)
- Jawa Timur (560.670 - 10,19%)
- Banten (455.193 - 8,28%)
- Sumatera Utara (242.368 - 4,41%)
- Kalimantan Timur (166.026 - 3,02%)
- Riau (152.850 - 2,78%)
- Bali (133.197 - 2,42%)
- Kepulauan Riau (116.790 - 2,12%)
- Sumatera Selatan (106.030 - 1,93%)
- Kalimantan Tengah (97.376 - 1,77%)
- DI Yogyakarta (91.518 - 1,66%)
- Kalimantan Selatan (85.510 - 1,55%)
- Lampung (83.848 - 1,52%)
- Kalimantan Barat (82.863 - 1,51%)
- Sulawesi Selatan (63.392 - 1,15%)
- Jambi (51.256 - 0,93%)
- Sumatera Barat (41.009 - 0,75%)
- Sulawesi Utara (27.802 - 0,51%)
- Bangka Belitung (22.527 - 0,41%)
- NTB (16.379 - 0,30%)
- Bengkulu (16.176 - 0,29%)
- Kalimantan Utara (11.719 - 0,21%)
- Sulawesi Tengah (10.654 - 0,19%)
- Aceh (10.110 - 0,18%)
- Papua Barat (8.819 - 0,16%)
- Papua (8.331 - 0,15%)
- Maluku (7.302 - 0,13%)
- NTT (7.264 - 0,13%)
- Sulawesi Barat (5.980 - 0,11%)
- Sulawesi Tenggara (5.789 - 0,11%)
- Gorontalo (4.963 - 0,09%)
- Maluku Utara (2.514 - 0,0%).
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR