SuaraJawaTengah.id - Tiga remaja yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan di Kabupaten Pekalongan digerebek saat sedang melakukan tindakan asusila di sebuah kandang ayam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam (17/9/2020) di Kecamatan Wonopringgo.
Kapolsek Wonopringgo, Iptu Akhmad Fauzi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Betul memang kejadiannya tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Fauzi kepada Suara.com, Jumat (18/9/2020).
Ketiga remaja yang digerebek berinisial GP (17), YDP (17) dan SSF (17). Tiga anak di bawah umur itu seluruhnya warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Fauzi mengungkapkan, GP, YDP, dan SSF digerebek warga di sebuah kandang ayam yang kondisinya sedang kosong karena ayamnya baru saja dipanen.
Warga awalnya curiga dengan kondisi kandang ayam yang kosong tapi terlihat ada aktivitas orang pada malam hari.
“Saat didatangi ternyata ada dua laki-laki dan satu perempuan. Pas digerebek, mereka ngakunya belum sempat melakukan apa-apa (berhubungan badan), baru tahap-tahap awalah,” ujarnya.
Setelah digerebek, Fauzi melanjutkan, ketiganya oleh warga dibawa ke balai desa dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Wonopringgo. Pihak Polsek kemudian memanggil orang tua masing-masing.
Baca Juga: Sampai Mewek, Curhat Pria Dituduh Mau Mesum saat Belikan Istri Pembalut
“Setelah orang tua masing-masing kami datangkan ke Polsek, mereka, terutama orang tua dari anak yang perempuan sepakat untuk tidak melanjutkan perkara ini ke proses hukum. Alasannya daripada nanti tambah malu. Akhirnya malam itu juga diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan,” jelas Fauzi.
Menurut Fauzi, saat diperiksa di Polsek, remaja perempuan (SSF) mengaku awalnya dia dan YDP diajak oleh GP untuk jalan-jalan. Ketiganya kemudian berboncengan menggunakan sepeda motor dari Kecamatan Kajen ke Wonopringgo yang berjarak sekitar 15 kilometer.
“Kepada yang perempuan ngomongnya mau diajak jalan-jalan, ternyata dibawa ke kandang ayam. Kalau yang laki-laki memang sudah ada maksud seperti itu. Kebetulan salah satu dari dua yang laki-laki pernah kerja di kandang ayam itu,” ujarnya.
Fauzi menyebut, berdasarkan pengakuannya, GP, YDP dan SSF masih berstatus pelajar.
“Mereka masih di bawah umur, masih pelajar semua, tapi kami tidak sampai menanyakan sekolahnya,” ucapnya.
Fauzi juga memastikan saat dilakukan penggerebekan, warga tidak menemukan adanya minuman keras (miras) yang dibawa oleh ketiganya.
Berita Terkait
-
Geger Video Diduga Anggota DPRD Sambas VCS dengan Wanita, Ini Kata Polisi
-
Beredar Video Diduga Anggota DPRD Sambas VCS dengan Wanita, Bikin Geger
-
Viral di Medsos, Pria Diduga Anggota DPRD Sambas VCS dengan Wanita
-
Datang ke Pontianak, Pasien Corona Asal Pekalongan Dikabarkan Kabur
-
Mewek di Mobil, Curhat Pria Dituduh Mesum saat Belikan Istri Pembalut
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari