SuaraJawaTengah.id - Sebanyak tujuh driver Gojek di Kota Semarang harus rela mobilnya ditarik leasing karena tidak punya penghasilan selama lima bulan. Hal itu terjadi, lantaran akun mereka dimatikan oleh operator Gojek.
Sekretaris Umum Asosiasi Driver Online (ADO) Jawa Tengah, Indrawan Wiratmo mengatakan, Gojek telah ingkar. Pada pertemuan sebelumnya, pihaknya telah dijanjikan Gojek untuk mengaktifkan akun asli dihidupkan setelah akun joki disuspend.
"Kita sudah menuruti kemauan dari pihak Gojek untuk suspend akun joki kami. Namun pihak Gojek tak kunjung menghidupkan akun asli kami. Hal itu membuat kami menganggur bahkan sebanyak tujuh anggota mobilnya ditarik leasing karena tak bisa kerja," jelasnya kepada Suara.com, Rabu (23/9/2020).
Ia menambahkan, Gojek harusnya memberikan akses aplikasi kepada driver yang sudah mempuntai ijin Angkutan Sewa Khusus (ASK). Menurutnya, Gojek harus sadar.
"Di PM 118 juga sudah dijelaskan bahwa driver online yang memiliki ASK wajib dpt fasilitas dari operator. Ketika pemerintah saja tidak dihiraukan apakah itu disebut perusahaan yg ada di indonesia," ucapnya.
Harusnya, lanjut Indrawan, Gojek malu jika masih menggunakan jargon "karya anak bangsa". Menururnya, perusahaan yang berdiri dan bernaung di Indonesia, harus tunduk dengan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah.
"Mereka mengabaikan aturan yang ada di negara ini. Buat apa harus ada di sini. Kalo perlu angkat kaki dari Indonesia, jangan pakai lagi nama karya anak bangsa," katanya.
Ia menambahkan, sudah tak terhitung lagi pihaknya bertemu dengan Gojek. Namun tak ada solusi kongkrit untuk teman-teman yang jumlahnya 17 orang yang akunnya telah disuspend oleh Gojek.
"Kalau kopdar sama Gojek tidak ada hasilnya. Hanya janji, janji dan janji," imbuhnya.
Baca Juga: Si Pelempar Jarak Jauh Timnas Indonesia U-19 Ini Punya Cita-cita Hebat
Seperti diketahui, hari ini Driver Onine yang tergabung di Asosiasi Driver Online (ADO) melakukan aksi mogok makan tepat di depan kantor PT Gojek perwakilan Semarang di Jl. Jendral Sudirman Semarang.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
17 Akun ADO Semarang Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Gojek
-
Video Kerumunan di Jalan Bikin Geram, Warganet: Gunanya Sekolah Online Apa?
-
Liga 1 Segera Bergulir, PSIS Semarang Tak Tambah Pemain
-
Punya Teknik Lemparan Langka, Bintang Muda PSIS Ingin Berkarier di Eropa
-
17 Akun Rekannya Diblokir, ADO Semarang Ancam Mogok Makan di Kantor Gojek
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja