SuaraJawaTengah.id - Kasus positif Covid-19 Klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah di Purwokerto, Kabupaten Banyumas terus bertambah.
Berdasasrkan hasil swab yang kali pertama keluar mencapai 127 santri, terkini jumlah yang terpapar Covid-19 bertambah puluhan.
Ketika dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan, Bupati Banyumas Achmad Husein membenarkan informasi tersebut.
"Betul, hari ini bertambah lagi. Jumlahnya ada 63," jawabnya singkat, Minggu (27/9/2020).
Dengan bertambahnya kasus tersebut, total santri yang sudah dinyatakan positif menjadi 190. Jumlah tersebut masih ada kemungkinan bertambah karena hasil swab belum semuanya keluar.
"Masih ada 300 lagi yang belum keluar hasilnya. Semoga hasilnya tidak bertambah," jelasnya singkat.
Santri yang hari ini dinyatakan positif kemudian dijemput untuk menajalani perawatan isolasi di beberapa Rumah Sakit dan Balai Diklat Baturraden.
Sementara itu, dari banyaknya jumlah kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Klaster Ponpes, menurut Husein satu diantaranya merupakan bayi berusia satu tahun.
"Ini dua orang di pondok setempat karena satunya bayi. Orangtuanya merupakan pengasuh pondok," ujarnya.
Baca Juga: Lagi, Muncul Klaster Ziarah di Banyumas, 15 Warga Positif Covid-19
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 127 santri di Pondok Pesantren Al Hidayah Purwokerto dinyatakan Positif Covid-19. Temuan tersebut berawal ketika ada salah satu santri yang terlebih dahulu positif Covid-19.
Untuk sementara, Husein meminta agar pondok pesantren tersebut lockdown.
Selain itu, santri yang telah menjalani swab pertama dengan hasil negatif, dipisahkan dengan santri yang baru saja menjalani swab sebelum nantinya dipulangkan.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Pilihan
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
Terkini
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%
-
Waspada Jateng! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sangat Lebat, 2 Bibit Siklon Jadi Pemicu
-
Promo Hampers Lebaran Superindo Diskon Gila-gilaan, Bingkisan Idul Fitri Cuma Rp70 Ribuan