SuaraJawaTengah.id - Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka terus melakukan blusukan. Namun, metode blusukan yang dilakukan tidak secara tatap muka melainkan menggunakan metode blusukan secara online atau virtual.
Tiga hari terakhir, Gibran menggunakan Virtual Campaign Box. Hal itu dirasa efektif mencegah kerumunan warga yang berpotensi menyebarkan Covid-19.
Pada sisi lain, kendati tidak hadir secara langsung menyapa warga, penggunaan Virtual Campaign Box cukup efektif untuk berkomunikasi dua arah. Warga bisa berdialog tatap muka dengan Gibran kendati melalui layar televisi plasma.
Gibran juga bisa memaparkan visi-misi dan program kerjanya bila terpilih sebagai wali kota periode 2021-2024. Meski sesekali proses komunikasi Gibran dengan warga terganggu sinyal yang kurang baik, hal itu tak jadi persoalan.
Lewat Virtual Campaign Box yang didorong oleh timnya menyusuri jalan kampung, Gibran menyapa warga langsung di rumah mereka. Warga cukup menunggu atau berdiri depan rumah masing-masing lalu tim akan mendatangi mereka.
Dengan begitu warga tidak berkumpul atau berkerumun pada satu tempat yang sama.
Dilansir dari Solopos.com jaringan media Suara.com, seorang warga Pajang, Bambang Supardjo, mengapresiasi terobosan baru kotak kampanye virtual yang Gibran dan timnya.
Ia pun sempat menggunakan kotak virtual itu saat blusukan online Gibran pada Senin (28/9/2020). Dengan antusias ia menyampaikan sejumlah masukan dan harapannya terkait pengembangan Solo ke depan.
“Saya berharap Mas Gibran bila kelak menjadi Wali Kota bisa mengatasi persoalan banjir yang sering melanda wilayah ini,” katanya.
Baca Juga: Bakal Ada Pelanggaran Protokol saat Kampanye, Bawaslu Diminta Konsisten
Gibran yang tampil pada layar Virtual Campaign Box itu pun mencatat setiap masukan warga untuk menjadi pekerjaan rumahnya kelak.
Bambang menilai keberadaan kotak kampanye virtual Gibran layak menjadi contoh bagi para calon kepala daerah lain peserta Pilkada 2020. Tujuannya agar tahapan kampanye pilkada selama masa pandemi Covid-19 aman dari persebaran virus tersebut.
Walau, ia menilai untuk membuat kotak yang terdiri dari televisi plasma, laptop, modem internal, aki, web camera, mikrofon, speaker, tersebut tidak lah murah.
Ketua RT 004/RW 015 Bonorejo, Nusukan, Darmadi, memberikan apresiasi yang sama terhadap metode kampanye Gibran menggunakan Virtual Campaign Box. Gibran blusukan virtual ke wilayahh Bonorejo pada Sabtu (26/9/2020).
Menurut Darmadi, kotak kampanye virtual Gibran merupakan terobosan yang cerdas. Sebab dengan menggunakan kotak virtual itu calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah tak perlu terjun langsung berkampanye karena pandemi Covid-19.
“Metode bagus ini. Kampanye virtual ala Mas Gibran,” terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hati-hati yang Mau Jahat di Surabaya, Ratusan Advokat Bikin Posko Pengaduan
-
Ini Modal Paslon di Pilkada Pasbar, Dari Rp 100 Ribu Hingga Rp 62,5 Juta
-
Peneliti TII Sebut Kampanye Daring di Pilkada 2020 Sulit Diterapkan
-
Foto Kampanye Dipasang di Pohon, Rahayu Saraswati Berhenti kemudian Copot
-
Calon Petahana Bupati Lampung Tengah dan Istrinya Positif Covid-19
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah