"Seingat saya massa tersebut ada pemuda Ansor, Pemuda Pancasila, Pemuda Marhaenisme dan kelompok-kelompok yang lain," ucapnya.
Ketika ia sadar, Sumini sudah pindah di tempat Polres Pati. Saat ia bangun, seluruh badan Sumini sudah banyak yang lebam. Bahkan, saat itu ia juga ditelanjangi.
"Saat di Polres Pati saya sudah ganti baju, saya ditelanjangi," ungkapnya.
Saat di Polres Pati ia disiksa. Kakinya dijepit kursi, pipinya dibakar dengan batang rokok. Bahkan ia juga sempat disetrum. Hal itu membuat Sumini pingsan berkali-kali.
"Saat itu, jawab ya dipukul tidak jawab ya juga dipukul. Siksaan itu berlanjut hingga enam bulan," keluhnya.
Hingga akhirnya, ia dipindah ke di Penjara Bulu Kota Semarang. Sumini mendekam di Penjara Bulu selama enam tahun. Di penjara tersebut, Sumini bisa sedikit lega lantaran sudah tak nada penyiksaan dari aparat.
"Meski kapasitas ruangan penjara tidak layak. Saya bersyukur sudah tidak ada penyiksaan,"ingatnya.
Setelah enam tahun, tepatnya pada tahun 1972 Sumini bisa menghirup udara bebas. Setelah bebas, ia kembali ke kampung halamannya.
Setelah tiba di kampung halaman, ternyata tak semua warga di kampung tersebut menerima Sumini. Beberapa orang masih memandang Sumini dengan sebelah mata. Hal itu, membuatnya sulit mencari pekerjaan.
Baca Juga: Daerah Rawan Corona, Polres Magelang Raya Tak Izinkan Nobar Film G30S/PKI
Bahkan, salah satu anaknya gagal mendapatkan beasiswa pendidikan karena surat-suratnya dihalangi oleh aparat di desanya. Padahal, saat itu, anak Sumini mendapatkan beasiswa pendidikan ke Jepang.
"Saya tidak tau kenapa saya diperlakukan seperti itu," keluhannya.
Sampai saat ini, Sumini belum mendapatkan keadilannya. Bertahun-tahun ia dipenjara tanpa proses pengadilan. Bahkan, anak-anaknya juga menjadi korban.
Untuk itu, ia menagih Jokowi untuk membuktikan janjinya untuk menghapuskan stigma negatif korban G30S PKI. Menurutnya, negara tak perlu memberi kompensasi dan minta maaf.
"Saya hanya ingin, saya sebagai warga negara dipulihkan kembali," ucapnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak