SuaraJawaTengah.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal menemukan daftar pemilih invalid, yaitu pemilih tersebut belum lahir. Kasus tersebut tergolong baru dan cukup unik bagi Bawaslu Kendal.
Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kendal, Ahmad Ghozali menjelaskan, akurasi daftar pemilih. Biasanya terindikasi tidak akurat karena meninggal dunia, pindah domisili dan ganti status pekerjaan seperti jadi TNI/Polri.
"Namun kali ini ada yang unik yaitu daftar pemilih terindikasi invalid karena pemilih belum lahir," jelasnya saat dihubungi Suara.com, Jumat (2/10/2020).
Ia menambahkan, sebanyak tujuh daftar pemilih terindikasi invalid belum lahir. Pemilih terindikasi invalid tanggal lahir karena belum lahir ini karena di daftar pemilih tertulis tahun kelahirannya setelah DPS ditetapkan.
"Itu ada tujuh orang, laki-laki dua orang dan perempun lima orang,” paparnya.
Untuk itu, Bawaslu Kendal memberikan saran perbaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal untuk perbaikan. Namun hingga saat ini belum ada surat balasan tindak lanjut saran perbaikan dari KPU.
"Sudah kami layangkan ke KPU melalui surat No. 788/2020 perihal Saran Perbaikan kepada KPU Kendal. Namun hingga saat ini belum ada surat balasan," imbuhnya.
Ditemukannya kasus baru menjelang Pilkada di Kabupaten Kendal, pihaknya akan terus mencari temuan daftar pemilih bermasalah harus terus dikawal. Hal itu penting agar pelaksaan pesta demokrasi di Kabupaten Kendal bisa transparan dan bersih.
“Jajaran Pengawas kami akan terus mengawasi agar problem daftar pemilih segera ditindaklanjuti jajaran KPU. Pengawas kami akan terus menjaga hak pilih di seluruh negeri,” pungkasnya.
Baca Juga: Lapor ke Bawaslu, KIPP Tuding Walikota Risma Tak Netral dan 'Aji Mumpung'
Kontributor : Dafi Yusuf
Tag
Berita Terkait
-
Foto Risma di Baliho Sah, Jubir Eri-Armuji: Integritas KIPP Dipertanyakan
-
Doni Monardo Klaim Pilkada Tak akan Berpotensi Tingkatkan Kasus Corona
-
KPK: Bank Daerah Menjadi Titik Rawan Korupsi Saat Pilkada Serentak 2020
-
PDIP Kaltim Belum Putuskan Nama Pengganti Calon Wali Kota Bontang Adi Darma
-
Lapor ke Bawaslu, KIPP Tuding Walikota Risma Tak Netral dan 'Aji Mumpung'
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud