SuaraJawaTengah.id - Wabah virus Corona kembali menyebar di Kabupaten Wonogiri. Kali ini, 11 ibu hamil di Wonogiri terkonfirmasi positif Covid-19. Satu diantaranya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi Solo.
Belasan ibu hamil tersebut diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengadakan tes swab bagi ibu hamil pada pekan lalu.
Tes swab yang dilaksanakan mulai Senin (28/9/2020) hingga Jumat (2/9/2020), lalu itu diikuti sebanyak 930 ibu hamil di Wonogiri. Peserta yang mengikuti tes swab merupakan ibu hamil yang sudah memasuki trimester ketiga.
Plt Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengatakan hasil tes swab ibu hamil yang dilakukan pada pekan lalu sudah keluar semua. Dari 930 orang yang mengikuti tes swab, sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid-19.
Satu pasien, menurut dia, telah dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo, karena sudah menjelang waktu persalinan.
"Berdasarkan hitungan atau perkiraan dokter, yang bersangkutan dalam waktu dekat sudah waktunya lahiran. Maka sebagai bentuk antisipasi pasien kami rujuk kesana," kata dia dilansir dari Solopos.com, Senin (5/10/2020).
Edy mengatakan, berdasarkan tracing yang dilakukan, sebagian besar mereka yang terpapar Covid-19, suaminya mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Suaminya itu rata-rata perantau atau kaum boro. Dimungkinkan jelang kelahiran mereka pulang kampung," ujar dia.
Terpapar dari Klaster Perjalanan
Baca Juga: Duh! Klaster Covid-19 Ponpes Juga Terjadi di Kota Semarang
Bahkan terdapat satu ibu hamil yang datang dari perantauan bersama suaminya. Dimungkinkan akan melakukan persalinan di Wonogiri. Ia sampai di Wonogiri belum lama ini.
"Dari 11 orang, yang terpapar dari klaster perjalanan sebanyak sembilan orang. Dua orang lainnya transmisi lokal. Satu orang, suaminya seorang pedagang. Sedangkan satu orang lainnya masih dalam proses tracing," ungkap dia.
Ia mengatakan, dari pasien yang terpapar, berdasarkan keterangan dokter kondisi janin atau bayi dalam kandungan sehat. Selain itu, hingga saat ini belum ada keterangan dari medis yang menyatakan bahwa setiap ibu hamil kena Covid-19, ketika melahirkan anaknya ikut terpapar.
Namun berdasarkan laporan dari RSUD dr. Moewardi, menurut dia, sudah ada kasus serupa. "Ketika melahirkan, anaknya dites swab. Kemudian hasilnya positif Covid-19," kata dia.
Edy menjelaskan, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari ibu hamil tidak terjadi dalam satu hari. Penambahan mulai dari Jumat (2/9/2020) hingga Senin. Karena hasil tes swab keluar tidak bersamaan, melainkan bertahap.
Menurut Edy, adanya penambahan itu tentunya menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Wonogiri.
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 di Jateng, Terbanyak Klaster Ponpes, 648 Orang Positif
-
UIR Berduka, Sudah Dua Dosen Meninggal Terinfeksi Covid-19
-
Ikon Legendaris Fashion Kenzo Takada Meninggal Dunia karena Covid-19
-
Warga Buka Paksa Peti Mati Pasien Covid-19, Dinkes: Ada Provokator
-
Prof Yuwono : Saran ke Gubernur Sumsel Kejar Tes 1.000 Orang/Hari
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana
-
Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng