SuaraJawaTengah.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal terus bertambah. Dalam tiga hari, terdapat 33 orang yang terpapar virus corona.Penambahan puluhan kasus baru tersebut memunculkan klaster penularan baru, yakni klaster hotel.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro mengungkapkan, kasus positif Covid-19 bertambah 33 orang dalam tiga hari terakhir dengan satu di antaranya meninggal.
Menurut dia, mayoritas dari kasus baru tersebut masih berasal dari klaster keluarga.
"Selain klaster keluarga, ada juga yang berasal dari klaster baru yaitu klaster tempat penginapan. Terdapat tiga orang yang terpapar Covid-19 dari salah satu penginapan di Kota Tegal," kata Joko kepada Suara.com, Senin (5/10/2020).
Menurut Joko, tiga orang warga Kabupaten Tegal tersebut seluruhnya merupakan karyawan di salah satu hotel di Kota Tegal.
Mereka terdiri dari warga Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, dan Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna.
"Awalnya ada satu orang yang masuk rumah sakit dengan gejala Covid-19. Setelah diswab hasilnya positif. Kemudian dilakukan tracing, ditemukan dua orang lagi yang positif. Mereka saat ini isolasi mandiri," jelas Joko.
Joko mengatakan, langkah pelacakan terhadap kontak erat dari tiga orang tersebut langsung dilakukan untuk mencegah penularan yang lebih luas. Namun dia belum bisa memastikan jumlahnya.
"Kami tracing dari kontak eratnya yang ada di Kabupaten Tegal, seperti keluarganya. Kalau di hotelnya, itu kewenangan dari Dinas Kesehatan Kota Tegal untuk melakukan tracing karena lokasi hotelnya di Kota Tegal," ujarnya.
Baca Juga: Petisi Desak Jokowi Copot Menkes Terawan Diteken Hampir 10 Ribu Orang
Adapun kasus baru lainnya, menurut Joko berasal dari empat klaster keluarga. Salah satunya adalah adalah klaster penularan keluarga di Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi.
Di kelurahan tersebut terdapat tujuh orang anggota keluarga yang tertular dari seorang pasien positif Covid-19 berinisial S (74) dan sudah meninggal Kamis (24/9/2020).
"Saat ini tujuh orang tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah," ujar Joko.
Dengan penambahan 33 kasus baru itu, jumlah kasus positif di Kabupaten Tegal total menjadi 358 orang. Terdiri dari 108 dirawat, 216 sembuh dan 34 meninggal.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
-
Menristek: Riset Teknologi Kesehatan Penting untuk Hadapi Pandemi Covid-19
-
UPDATE Senin : 117 Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim
-
Menteri Agama Positif Covid-19, Malaysia Cetak Rekor Kasus Covid-19
-
Pandemi Covid-19, Okan Cornelius 7 Bulan Tak Bertemu Buah Hati
-
Sembuh dari Covid-19, Dewas KPK Syamsuddin Haris Jalani Pemulihan di Rumah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight