SuaraJawaTengah.id - Setelah membagikan sembako kepada masyarakat, Seorang tokoh masyarakat Kota Solo, Habib Hasan Mulachela membagikan asupan suplemen cair kepada petugas Bawaslu Kota Surakarta.
Habib Hasan membagikan suplemen probiotik ini untuk menambah imunitasi anggota bawaslu yang tengah bertugas di lapangan dan bertemu masyarakat berbeda setiap harinya.
Ia mengatakan, Pilkada tahun memang sangat berbeda. Pria berusia 65 tahun ini menyatakan, penyelenggaraan pemilu saat ini sangat rentan terjadinya penularan virus Korona.
Menurutnya, panademi Covid-19 di Indonesia belum berakhir, selain waspada juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ditambah suplemen untuk menjaga imunitas.
“ Jangan sampai pilkada nanti, menjadi klaster baru penularan covid-19. Saya memberikan suplemen Pro Em-1 karena merasa prihatin, banyaknya penyelenggara dan peserta pilkada terpapar Covid-19,” jelas Habib Hasan saat menyambangi Kantor Bawaslu Surakarta, dilansir dari Ayosemarang.com, Senin (5/10/2020).
“Saya tegaskan, suplemen ini bukan obat atau vaksin Covid-19. Namun bisa menjaga imunitas tubuh dari paparan virus apa pun,” sambungnya.
Bantuan ini disambut gembira oleh Komisoner Bawaslu. Bagi mereka kesehatan saat melaksanakan tugas, menjadi sebuah keharusan dan ini untuk meyakinkan bahwa pemilukada bisa berlangsung dengan aman.
Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Budi Wahyono mengemukakan, roh dari pilkada serentak di tengah pandemi adalah kepatuhan akan protokol kesehatan. Menurutnya, kesehatan masyarakat dan penyelenggara pemilu sangat penting di tengah pandemi.
“Menurut kami, pemberian dari warga yakni Habib Hasan kepada penyelenggara perlu kita apresasi, dalam rangka mendorong keyakinan penyelenggara Pilkada sehat bisa diwujudkan. Salah satu menjaga imunitas dengan mengonsumsi suplemen yang sudah dianjurkan badan kesehatan dunia,” kata Budi.
Baca Juga: Empat Calon Kepala Daerah Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Tidak Ada Tambahan Dana APBD, Bawaslu Rekomendasikan Tunda Pilkada SBT
-
Jadi Begini Pengakuan Pemilik Mobil Branding Paslon Penuh Uang di Mojokerto
-
Viral Konser Paslon Pilkada Bikin Kerumunan, PA 212: Kacau Ini Negara!
-
Hinca Panjaitan Minta Polisi Netral di Pilwalkot Medan
-
Bawaslu Tangsel: Ada 17 Pelanggaran Selama Pilkada Sejak 2019
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin
-
Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi
-
Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus