SuaraJawaTengah.id - Pengusaha kawakan asal Kota Solo, Robby Sumampouw, meninggal dunia di Singapura pada Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Dia menghembuskan nafas terakhir di usia 76 tahun seusai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.
Jenazah Robby saat ini masih disemayamkan di rumah duka Thiong Ting, Jebres, Solo. Pemakaman sendiri akan berlangsung, Kamis (15/10/2020) di Taman Memorial Delingan, Karanganyar.
Dari pantauan Suara.com di Rumah Duka Thiong Ting, tampak karangan bunga dari berbagai tokoh penting Tanah Air.
Mulai putra mantan Presiden Soeharto yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dan Siti Hediati Hariyadi.
Kemudian ada pula karangan bunga dari Menteri BUMN Erick Thohir, pejabat TNI mulai Komandan Koopsus TNI Mayjen Richard Tampubolon, Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak, hingga Danjen Kopassus Mayjen Moh Hasan.
Robby diketahui juga memiliki Benteng Vastenburg peninggalan Belanda yang berada di tengah Kota Solo. Cerita menarik nan haru pun datang dari sejumlah pegawai.
Salah satu karyawan perusahaan Robby, Toni, mengaku terkejut saat mendengar kabar duka Robby Sumampow. Terkahir kali dirinya bertemu Robby saat bekerja memperbaiki rumahnya.
"Kami kehilangan beliau. Mendiang sosok yang baik. Saat itu, almarhum menawarkan makan bakso bareng. Orangnya ramah, gak sombong," ungkapnya.
Karyawan lain, Edy Karyana menjelaskan, dirinya bekerja di salah satu perusahaan Robby Sumampow di Boyolali sejak 1993.
Baca Juga: Ini Cerita Siswa di Brebes Ikut Sekolah Virtual Ganjar
"Beliau orangnya sangat tegas, istilahnya A ya harus A. Jangan sampai bicara A jadinya B. Pak Robby tidak pernah mengeluh. Dia seakan-akan tidak sakit," tuturnya.
Pengurus Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Sumartono Hadinoto mengatakan proses pemakaman Robby Sumampow akan dilaksanakan dengan tata cara Katolik.
"Sesuai budaya Tionghoa, biasanya di sini ambil 3-5 hari. Secara religi bisa kita lihat dilaksanakan secara Katolik," paparnya.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
Ngeyel! 6 ASN di Semarang Datang di Acara Deklarasi Sahabat Hendrar Pribadi
-
Duh! Cabai di Solo Harganya Meroket, Kenapa?
-
Dihina di Facebook, Atlet MMA Asal Solo Jeremy Meciaz Lapor Polisi
-
Bau Menyengat di Halaman Rumah, Warga Batang Ini Temukan Bunga Bangkai
-
Ini Cerita Siswa di Brebes Ikut Sekolah Virtual Ganjar
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak