SuaraJawaTengah.id - Kasus tewasnya wanita bernama Yulia (42) yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di dalam mobil Daihatsu Xenia berpelat nomor AD 1526 EA di Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) malam membuat heboh warga.
Tak hanya warga sekitar tempat penemuan jasad itu tapi juga sampai ke Solo. Perempuan bernama Yulia, 42, merupakan istri seorang dokter asal Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo.
Prosesi pemakaman jenazah Yulia juga dilakukan di Baluwarti, tepatnya wilayah Gambuhan, Baluwarti.
Solopos.com memperoleh informasi rumah keluarga suami Yulia di Baluwarti menjadi posko pemenangan PDIP sejak Jokowi maju Pilpres 2014 lalu.
Tak hanya itu, calon wakil wali kota (cawawali) Solo dari PDIP, Teguh Prakosa, bahkan mengaku baru saja mengadakan kampanye di rumah keluarga besar suami Yulia pada Selasa (20/10/2020).
"Kedatangan saya ke sini pertama karena hubungannya dengan tempat yang semalam untuk kampanye saya dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama Baluwarti. Baru semalem kampanye. Tapi tadi pagi dapat kabar keluarga yang punya rumah kecelakaan," kata Teguh seperti dikutip dari Solopos.com--media jaringan Suara.com, Kamis (22/10/2020).
Mengenai kabar adanya hubungan kekerabatan antara wanita yang jasadnya terbakar di Sukoharjo itu, Teguh mengatakan ada tapi tidak secara langsung.
Famili Jokowi
Menurut Teguh, keluarga suami Yulia dengan keluarga Jokowi terhubung lewat sepupu Jokowi.
Baca Juga: Kerabat Jokowi di Mobil Terbakar, Tetangga Tahunya Tewas Karena Kecelakaan
"Jadi Mas Andi, anaknya Pakde Miyono [pakdenya Jokowi] menikah dengan adik dari dr Yani [suami Yulia]. Jadi ya terhubungnya lewat Mas Andi itu," kata Teguh.
Secara pribadi, Teguh mengaku tidak kenal dengan Yulia, wanita yang jasadnya ditemukan terbakar di Bendosari, Sukoharjo, Selasa malam. Ia bahkan mengaku belum pernah bertemu dengan Yulia.
"Saya tidak tahu persis, belum pernah bertemu, sosok Bu Yulia ini seperti apa, bisnisnya apa, kami tidak begitu mengenal," ujarnya.
Ketua RT 004/RW 002 Gambuhan, Baluwarti, Saiful Fahrudin, juga mengatakan hal serupa mengenai hubungan keluarga suami Yulia, dr Yani, dengan keluarga Jokowi.
"Adiknya dr Yani menikah dengan anaknya pemilik Roda Jati [perusahaan mebel milik Miyono], nah yang punya Roda Jati itu yang punya hubungan dengan Pak Jokowi," kata Saiful kepada wartawan.
Saiful mengaku tidak tahu penyebab meninggalnya Yulia. Ia hanya diberi tahu Yulia meninggal karena kecelakaan.
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran di Pademangan Jakut Telan 4 Nyawa: Ibu Hamil, Wanita Lansia hingga 2 Anak Tewas Terbakar
-
Bernasib Tragis saat Rumah Ditinggal Pemiliknya, 4 Anak Ini Tewas Terbakar!
-
Kronologi 4 Orang Satu Keluarga Tewas Terbakar dalam Ruko di Pekanbaru
-
Kebakaran Tebet: Ayah Ibu Terpaksa Lompat Berdua, Balita dan 3 Kakaknya Tewas Terpanggang
-
Kasus Jurnalis Tewas Dilaporkan ke Pomdam, Putri Rico Curigai Koptu HB: Harus Dihukum Setimpal jika Bersalah!
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah