Mahali menunjukkan produk jamur krispi yang dibuatnya. (Suara.com/F Firdaus)
Produk jamur krispi dengan rasa original, balado, barbeque, jagung manis dan pedas tersebut dipasarkan Mahali secara online. Ada juga yang dipasarkan di toko-toko dan koperasi. Dalam satu bulan, rata-rata omzet penjualannya bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan.
"Pesanan jamur kripsi sebenarnya tinggi, tapi bahan bakunya yang masih belum bisa memenuhi karena tempat budidayanya masih terbatas. Jadi rencananya saya akan kembangkan lagi tempatnya," ujarnya.
Rencananya, Mahali akan menggandeng santri, anggota GP Ansor dan IPNU-IPPNU untuk pengembangan tempat budidaya jamur. Dia juga bertekad mencurahkan kemampuan ilmu dan tenaganya kepada para santri agar mereka bisa berwirausaha.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
-
Ratusan Santri Iringi Pemakaman KH Abdullah Syukri Zarkasyi
-
Pemekaran Banyumas, Pengamat: Bukan Daerah Otonom Prioritas Pemekaran
-
Gadis Disabilitas Tiba-Tiba Hamil, Polisi Kesulitan Cari Pelakunya
-
Tak Tau Siapa Bapaknya, Siswi SLB Disetubuhi Hingga Hamil 5,5 Bulan
-
Hari Santri, Bima Arya Resmikan Jalan KH Tubagus Muhammad Falak
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan