SuaraJawaTengah.id - Pengusaha dan Politikus senior Solo Hasan Mulachela menilai Gibran Rakabuming Raka lebih cerdas ketimbang ayahnya, Joko Widodo atau Jokowi, saat sama-sama menjadi calo wali kota atau cawali Solo.
Hasan menyampaikan hal tersebut saat acara deklarasi Pendekar yang merupakan singkatan dari pendukung berat pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.
Deklarasi dukungan terhadap cawali Pilkada Solo 2020 itu digelar di rumah Habib Hasan Mulachela, Pasar Kliwon, Senin (2/11/2020) malam.
Gibran yang mengenakan kemeja warna cokelat dan celana jins hitam hadir sekitar pukul 19.45 WIB. Ia disambut langsung oleh Hasan Mulachela.
Mereka pun langsung masuk ke dalam rumah yang langsung riuh dengan sorak sorai serta yel-yel para pendukung.
Cawawali Teguh Prakosa tidak hadir dalam acara tersebut karena harus menghadiri acara pada tempat berbeda.
Deklarasi dukungan terhadap cawali Pilkada Solo 2020 itu digelar di rumah Habib Hasan Mulachela, Pasar Kliwon, Senin (2/11/2020) malam.
Dalam sambutannya, Hasan Mulachela menyatakan cawali Solo Gibran, seperti ayahnya, Jokowi, adalah sosok yang mempunyai potensi memajukan Kota Bengawan.
“Mas Gibran adalah putra Presiden Jokowi. Insya Allah dengan semangatnya, kecerdasannya, Solo akan melompat tinggi. Insya Allah Mas Gibran amat sangat sanggup untuk membangun Solo dan menyejahterakan semua rakyatnya,” tutur Habib Hasan dilansir dari Solopos.com.
Baca Juga: Cara Cek Status Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkada 2020
Pendekar, tegas Hasan, akan mengantar dan mengawal Gibran selama menjadi Wali Kota Solo kelak. Setelah sukses membenahi Solo dan menyejahterakan rakyat, Pendekar berharap Gibran bisa melompat ke provinsi untuk menjadi Gubernur.
“Kami tetap mendampingi Mas Gibran, mengantar supaya sukses memimpin Solo. Berikutnya semoga Mas Gibran bisa melompat lebih tinggi, memimpin Jateng. Itu harapan kami semua,” sambung eks legislator DPRD Solo dari PPP itu.
Hasan menilai Gibran memiliki kecerdasan yang bisa diandalkan untuk mewujudkan kemajuan Kota Solo. Bahkan, ketimbang ayahandanya, Presiden Jokowi, ketika sama-sama sebagai cawali Solo, menurut Hasan, kecerdasan Gibran lebih unggul.
“Yang saya kenal, sama-sama saat jadi cawali Solo, Mas Gibran ini dengan Pak Jokowi saat pencalonan Wali Kota Solo, beliau [Mas Gibran] lebih cerdas dari Pak Jokowi. Pada saat cawali Solo ya. Kalau sekarang Pak Jokowi sudah internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Gibran Rakabuming mengapresiasi dukungan dari Pendekar. Lebih jauh ia kemudian menyampaikan visi misi dan program kerjanya. Menurutnya, saat ini ada dua pekerjaan rumah besar bagi siapa pun yang memimpin Solo nantinya.
Yang pertama, bagaimana pemerintah optimal dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Yang kedua, bagaimana pemerintah menjaga perekonomian agar tetap sehat dan dinamis. Tujuannya agar ekonomi warga bisa tercukupi.
Berita Terkait
-
Video Porno 12 Detik Jelang Pilkada, Polisi akan Periksa Seorang Politikus
-
Pemaparan Survei Pilkada LSI Denny JA Dibubarkan Bawaslu, Ketua: Itu Ilegal
-
Sahabat Khofifah Dukung Machfud, Lalu Khofifah Sendiri Doyong ke Siapa?
-
Saraswati Klarifikasi ke Gakkumdu: Saya Memang Lulusan SMA di Swiss
-
KPU Riau Sosialiasi Pilkada ke Warga Suku Akit, Kepala Dusun: Mari Menyucuk
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud
-
Predator Dana Hari Tua: Eks Pegawai Bank Tipu 60 Pensiunan di Purwokerto Lewat Investasi Bodong