- Susilawati tewas akibat terjebak dalam kebakaran rumahnya di Semarang Utara pada Rabu, 22 Juli 2026.
- Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu 20 menit guna mencegah penyebaran ke permukiman padat.
- Tiga anggota keluarga lainnya selamat karena sedang berjualan, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi.
SuaraJawaTengah.id - Seorang perempuan berkebutuhan khusus bernama Susilawati (40) tewas terpanggang saat kebakaran melanda rumahnya di RT11/RW1, Jalan Kerapu Raya, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Rabu (22/7/2026).
Dia diduga tewas karena terjebak di dalam rumah saat si jago merah melalap seisi bangunan. Insiden terjadi sekira pukul 15.15 WIB.
“Kami menggunakan mobil pemadam sampai lokasi kurang dari 5 menit setelah laporan diterima,” kata Sekretaris Dinas Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti, kepada wartawan.
Dia mengatakan begitu tim pemadam tiba di lokasi, api telah membakar sebagiana besar bangunan rumah. Lokasinya permukiman padat. Petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Di tengah proses pemadamam, petugas menemukan korban di bagian belakang rumah, dekat sumur, sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas juga mengecek rumah-rumah yang berdekatan dengan rumah yang terbakar. Petugas mengantisipasi jika ada warga yang tertidur kemudian menghirup asap kebakaran.
Rumah itu dihuni 2 kepala keluarga, totalnya 4 orang. Tiga lainnya berhasil selamat. Proses pemadaman berlangsung sekira 20 menit.
Jenazah korban dievakuasi petugas bersama relawan dan tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang.
“Penyebab kebakaran kami belum tahu, tim investigasi kebakaran akan turun untuk mencoba melihat sebab-sebab kebakaran itu,” jelas Ade Bhakti.
Baca Juga: Ngeblong di Perlintasan KA Kokrosono Semarang, Motor Tabrak Kereta Api, 1 Siswa SD Tewas
Lurah Kuningan, Andi Widjamarko, membenarkan korban memang berkebutuhan khusus, sehari-harinya lebih banyak di rumah. Saat kebakaran, 3 anggota keluarga lainnya sedang berjualan.
“Nanti kami akan koordinasikan dengan dinas terkait untuk bantuan yang bisa diberikan kepada keluarga pasca-kebakaran,” tandas Andi.
Kontributor : Eka Setiawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang