SuaraJawaTengah.id - Selain Wali Kota Semarang Non Aktif, Hendrar Prihadi, terdapat salah satu lurah di Kota Semarang yang terpapar Covid-19.
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau kepada aparatur negara mulai dari sipil, TNI maupun Polri untuk berikan contoh baik protokol kesehatan.
Ganjar mengatakan, aparatur negara setiap harinya bertemu dan melayani masyarakat. Maka menjadi kewajiban untuk memberikan contoh yang baik dalam hal ini protokol kesehatan.
“Kepada seluruh aparatur karena aparatur ini apakah sipil TNI Polri ini yang beresiko paling tinggi. karena harus melayani masyarakat, tiap hari harus bertemu masyarakat, maka kenapa harus ada protokol kesehatan itu, maka kita memberikan contoh,” kata Ganjar, Rabu (4/11).
Ganjar mengatakan, dari contoh-contoh itulah seluruh pihak harus menaati. Terkadang, lanjut Ganjar, kita tidak menyadari atau lupa sehingga menyepelekan protokol kesehatan.
“Maka cuci tangan menjadi penting, untuk apa? Jangan sampai tangan yang sering megang apa-apa ini nempel ke mata, hidung, mulut,” katanya.
Selain cuci tangan dan pakai masker, lanjut Ganjar, protokol kesehatan yang sering tanpa sadar tak ditaati adalah jaga jarak. Maka, peran aparatur dalam hal promotif juga penting.
“Maka ini yang penting. Kalau pakai masker cuci tangan relatif bisa, nah seringkali orang-orang tidak sadar, wong cuman sebentar kok pak, lha ya cuman sebentar itu nemplok, ini yang musti dijaga maka promotornya sekarang kita tingkatkan,” tegasnya.
Perlu diketahui, Sebanyak enam pegawai kantor Kelurahan Manyaran Semarang Barat terpapar Covid-19. Kasus tersebut diketahui setelah salah satu perangkat kelurahan dinyatakan positif Covid-19.
Baca Juga: Positif Corona, Wabup Kubu Raya Sujiwo Akui Rasakan Sakit Luar Biasa
Selanjutnya, seluruh pegawai di kelurahan tersebut menjalani swab test dan hasilnya lima orang terkonfirmasi positif Covid-19.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo Berjuang Lawan Covid-19 hingga Sembuh
-
Hendi Positif Covid-19, Ganjar: Covid-19 Bisa Menyerang Siapapun
-
Anemia dan Kekurangan Zat Besi Bikin Covid-19 Makin Parah
-
11 Pegawai Perpustakaan & Kearsipan Pekanbaru Kena Covid-19
-
Ilmuwan Kembangkan Vaksin Covid-19 Bisa Picu Kekebalan 10 Kali Lebih Kuat
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding