SuaraJawaTengah.id - Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dinyatakan positif Covid-19. Hendi sapaan akrabnya itu dinyatakan positif dari hasil swab keempat pada minggu (1/11/2020).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku telah berkomunikasi dengan Hendrar Prihadi, yang saat ini dirawat karena positif Covid-19. Menurutnya, sang petahana dalam kondisi baik.
“Sejak awal kami komunikasi, bahkan tadi malam kami komunikasi sampai dengan tadi malam. ‘gimana mas? ya baik-baik’ ,” kata Ganjar, Rabu (4/11).
Ganjar mengatakan, petahana yang akrab disapa Hendi itu saat ini tengah menjalani treatment. Sebab, kata Ganjar, Hendi mengalami gejala panas dan batuk.
“Ada gejala nggak? ‘ada sedikit-sedikit, kemarin ada sedikit batuk dan sedikit panas, Karena saya harus istirahat pak’, dan saya minta ada dokter memantau terus menerus kondisi mas Hendi,” tuturnya
Terkait dengan ini, Ganjar pun kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat pentingnya disiplin protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 bisa menyerang siapapun
“Maka dalam kondisi pandemi seperti ini, tolong dong semuanya bisa menjaga diri. Nah terhadap mas Hendi saya doakan semoga lekas sembuh,” ucap Ganjar.
Di sisi lain, apa yang sedang dialami petahana Hendrar Prihadi diharapkan menjadi pengingat untuk peserta Pilkada yang lain. Dalam penyelenggaraan apapun, misalnya kampanye, pastikan protokol kesehatannya.
“Bikinlah kampanye-kampanye dengan cara daring. kalau harus dengan pertemuan juga sangat terbatas dengan disiplin yang cukup tinggi. Kalau tidak itu akan sangat membahayakan,” tegasnya.
Baca Juga: Takut Ada Gelombang PHK, Ganjar: Apindo Enggak Usah Takut
Jangan Sepelekan Protokol Kesehatan
Ganjar sendiri tak memungkiri dalam ajang Pilkada baik kandidat maupun pemilih pasti ingin bertemu satu sama lain. Namun, cara-caranya bisa diubah dengan mengutamakan protkes.
“Nah cara datangnya ini kalau harus fisik maka jumlah dan jarak harus terbatas, kalau kemudian mereka lupa membatasi maka potensi itu akan bisa terjaga, siapapun.
Terkait dengan ini, Ganjar juga menjelaskan sikapnya yang selalu cerewet dan tak bosan memperingatkan siapapun yang cenderung menyepelekan akan protokol kesehatan.
Ganjar kemudian menyinggung kejadian pesta hajatan yang mengundang ribuan massa di Kota Tegal, kemudian kepala daerah di Blora yang dangdutan tanpa masker, termasuk saat petahana Hendrar Prihadi bernyanyi dalam satu event dengan tim kampanyenya, dan masih banyak lagi.
“Nggak ada yang tidak saya peringatkan, meskipun itu juga orang yang sangat saya kenal semuanya. Nah itu untuk menjaga sebenarnya, kadang-kadang kita lupa pada kejadian seperti itu,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Positif Corona, Hendrar Prihadi Dirawat di RSUP Kariadi, Begini Kondisinya
-
Jalani Isolasi, Hendi Tak Bisa Ikuti Rangkaian Pilkada 2020
-
Ganjar Pranowo Tinjau Warga yang Kebanjiran di Kawasan Terisolir
-
Tak Terima Keputusan Ganjar Menaikkan UMP, Apindo Akan Gugat ke PTUN
-
Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Positif Covid-19
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
Terkini
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!