SuaraJawaTengah.id - BPPTKG Yogyakarta memutuskan untuk menaikkan status Merapi seiring dengan peningkatan aktivitas di gunung tersebut. Sebelumnya Gunung Merapi berstatus waspada kemudian naik menjadi Siaga.
Meski begitu, nyatanya sebelum BPPTKG menaikkan status menjadi siaga, warga di lereng Merapi sudah lebih dulu mengetahui adanya peningkatan aktivitas di Gunung Merapi.
Mereka melihat adanya tanda-tanda alam yang mengindikasikan Gunung Merapi akan erupsi.
Hal itu dituturkan Joko Purwanto, Carik Kalurahan Glagaharjo, Kepanewon Cangkringan, Sleman, DIY. Joko bercerita sebelum Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi dari level waspada ke siaga sudah terlihat tanda-tanda alam.
Monyet penghuni Merapi mulai turun sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, katanya, ada monyet yang terlihat di belakang kantor Kalurahan.
"Kemarin monyet sudah kelihatan di bekalang sana. Itu sudah menjadi salah satu penanda aktivitas Merapi mulai meningkat. Apalagi cuaca di sini mulai panas [sumuk]," kata Joko seperti dilansir dari suarajogja.id, Sabtu (7/12/2020).
Berbekal pengalaman hidup di lereng Merapi dan tanda-tanda alam tersebut, ditambah informasi yang disampaikan BPPTKG warga tidak ada yang panik maupun kebingungan.
Warga Glagaharjo sudah lama memahami tanda-tanda alam Merapi. Mereka pun menyiapkan diri. Seluruh barang-barang berharga sudah dimasukkan ke dalam tas untuk persiapan.
"Di masukkan dalam TSM. Itu Tas Siap Minggat [TSM], sudah disiapkan oleh warga jika sewaktu-waktu dievakuasi tinggal jalan," katanya.
Baca Juga: Wisata di Lereng Gunung Merapi Tetap Buka
Jika status Merapi kembali meningkat,kata Joko, warga lainnya yang tidak masuk kelompok rentan juga akan dievakuasi. Mereka akan dievakuasi ke beberapa gedung seperti seperti sekolah di sekitar kantor kelurahan.
"Kapan akan dievakuasi? Kami tinggal nunggu perintah. Yang jelas kami persiapkan dulu semuanya termasuk dapur darurat nanti,"ujar Joko.
Gunung Merapi sudah menunjukkan tanda-tanda alam sebelum statusnya dinyatakan naik dari level waspada menjadi siaga. Seiring perubahan status itu, BPPTKG meminta warga waspada dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi.
"Aktivitas vulkanik saat ini dapat berlanjut ke erupsi yang membahayakan penduduk. Sehubungan dengan hal tersebut maka status aktivitas Gunung Merapi ditingkatkan dari Waspada [level II] menjadi Siaga [level III] berlaku mulai tanggal 5 November 2020 pukul 12.00 WIB," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida, Kamis (5/11/2020).
Berita Terkait
-
Monyet-monyet Penghuni Gunung Merapi Kirim Tanda Alam
-
Juru Kunci Merapi: Batu Jatuh Suaranya Gembludug, Sinyal Meliuk-liuk
-
Tinjau Barak Pengungsian di Glagaharjo, Bupati Sleman: Belum Perlu Rapid
-
Hari Ini Kelompok Rentan di Sleman Mulai Dievakuasi dari Zona Bahaya Merapi
-
Pengungsi Erupsi Gunung Merapi Tersebar di Tujuh Titik
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah