Hari ini, setidaknya terjadi dua kali guguran material dari puncak Merapi. Guguran pertama terjadi pukul 08.32 WIB dengan arah luncuran ke hulu Kali Senowo sejauh 750 meter.
Sedangkan guguran kedua terjadi pukul 12.50 dengan jarak luncuran sejauh 3 kilometer ke arah hulu Kali Sat. Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Yulianto mengatakan, guguran mengarah ke barat daya dan barat laut.
“Kegempaan hari hari ini masih cukup tinggi ditandai dengan terjadinya 2 guguran yang mengarah ke barat laut dan barat daya. Material yang dikeluarkan adalah material lama. Pengaruh desakan dari dalam, jadi tidak stabil dan longsor,” kata Yulianto.
Berdasarkan pengamatan SuaraJawaTengah.id di Pos Pengamatan Babadan, cuaca di puncak Merapi terlihat cerah. Guguran material pasir dan batu dari puncak dapat terlihat jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026
-
Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah
-
Perwaris Sesalkan Aksi Persekusi Serang 'Boti', di Semarang Mereka dapat Ruang Nyaman