SuaraJawaTengah.id - Sosialisasi protokol kesehatan selalu didengungkan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona secara luas.
Tempat ibadah menjadi lokasi prioritas untuk tertib malaksanakan protokol kesehatan. Saat ini, 90 % para jemaah masjid di Kota Semarang sudah patuh melaksanakan Protokol Kesehatan.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, Ahmad Fuad mengklaim dengan jumlah masjid mencapai 1.161 titik, saat ini hampir sebagian besar masih patuh memberlakukan protokol kesehatan.
Menurutnya, setiap pengelola masjid rutin memasang penanda pembatas jarak shaf antar jemaah, menyediakan sabun dan cairan antiseptik di tempat wudhu serta membatasi jumlah jemaah jadi 50 persen dari total kapasitas ruangan.
"Bagi para jemaah yang menjalankan salat lima waktu di masjid, tingkat kepatuhannya sekitar 90 persen. Itu perubahan perilaku yang cukup bagus karena saat ini masih dalam suasana pandemi," katanya Minggu (8/11/2020).
Fuad berharap, penerapan protokol kesehatan terus dilakukan, supaya tidak ada klaster baru Covid-19 di Masjid, dan ibadah bisa terus dilakukan.
"Semua jemaah diharapkan tetap taat terhadap aturan jaga jarak, memakai masker dan juga membasuh tangannya memakai sabun," kata Fuad.
Menurutnya Fuad, mematuhi standar protokol kesehatan datang dari kesadaran masing-masing jemaah. Ia mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada jamaah yang tidak mau menerpkan protokol kesehatan.
"Kita serahkan saja kepada kesadaran para jemaahnya. Yang penting kita sudah menganjurkan sesuai arahan pemerintah," paparnya.
Baca Juga: Puluhan ASN di Banten Langgar Protokol Kesehatan Terancam Dipecat
Berita Terkait
-
Waduh! Bersenjata Bambu Runcing, Petugas Lakukan Operasi Prokes Covid-19
-
Menurut Aturan, Habib Rizieq Shihab Tak Boleh Keluar Rumah Selama 14 Hari
-
Habib Rizieq Pulang, Haruskah Karantina Mandiri 14 Hari?
-
Selamat Tinggal Gli, Si Penjaga Hagia Sophia
-
Masih Pandemi Covid-19, Pertimbangkan Dulu 4 Hal Ini sebelum Keluar Rumah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau