SuaraJawaTengah.id - Program Doktor Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) Purwokerto meluluskan perdana mahasiswanya dalam bidang tersebut. Uniknya, lulusan pertama studi doktoral itu adalah mahasiswa yang berasal dari salah satu negara di Afrika, Sudan.
Hassan Ishaq Hassan Haren, yang juga dosen di Faculty of Agriculture Omdurman Islamic University di Sudan, berhasil lulus dengan menempuh masa studi selama tiga tahun.
Humas Dies Natalis Fapet Unsoed ke-54, Alief Einstein mengemukakan kelulusan Hassan menjadi sejarah baru bagi kampus tersebut.
"Hari bersejarah bagi Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed. Di usia yang ke-54 Fapet Unsoed, diumumkan Hassan Ishaq Hassan Haren lulus dengan hasil sangat baik dan merupakan lulusan pertama Program Doktor Ilmu Peternakan Fapet Unsoed," katanya melalui rilis yang diterima Suara.com pada Rabu (11/11/2020).
Hassan sendiri berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Genetic Variation In The Calpastatin and Myostatin Genes and Their Association With Growth and Carcass Traits In Batur Sheep (Variasi Genetik Pada Gen Calpastatin dan Myostatin Serta Hubungannya Dengan Pertumbuhan dan Sifat Karkas Pada Domba Batur).
Dari hasil disertasi Hassan, ditemukan keragaman genetik pada level molekuler dari gen calpastatin dan myostatin pada domba Batur.
Kemudian Gen calpastatin dan myostatin pada domba Batur memiliki hubungan dengan sifat pertumbuhan dan karkas.
Gen calpastatin dan myostatin pada domba Batur dapat digunakan pada program seleksi dini untuk meningkatkan sifat pertumbuhan dan karkas, jika diterapkan dengan sampel yang lebih banyak (large scale).
Sementara itu, Kepala Program Studi (Kaprodi) Doktor Ilmu Peternakan Fapet Unsoed Dr Ir Agus Susanto, MSc.Agr menjelaskan, Hassan memulai studi di kampus tersebut pada tahun 2012.
Baca Juga: Mahasiswa Asal Sudan, Jadi Doktor Peternakan Pertama yang Lulus dari Unsoed
"Pendidikan Hassan sebelum mulai masuk di Unsoed pada tahun 2017 dengan major keahlian Molecular Genetics yaitu dengan menempuh pendidikan MSc (Master) Animal Breeding and Reproduction di Universitas Padjadjaran, dan BSc (Honors) Animal Production di Omdurman Islamic University-Sudan," ucapnya.
Agus mengatakan, dalam pelaksanaan ujian disertasi terbuka dilakukan dengan dua versi. Selain di Ruang Seminar Unsoed, juga dilaksanakan secara daring.
Dia juga menyatakan, Hassan termasuk lulus tepat waktu, yaitu tiga tahun dan dapat mempresensentasikan disertasinya dengan baik pada seminar nasional maupun internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan