"Anak-anak inginnya disini saja yang dekat dengan rumah. Saya cuma punya barang berharga kulkas, kemarin sudah saya taruh di atas meja pada saat banjir. Mudah-mudahan tidak hujan lagi hari ini," terangnya.
Sementara itu, Nasimun (40) pengungsi lainnya sampai saat ini masih menunggu realisasi bantuan tenda layak dari pihak berwenang yang telah dijanjikan. Ia saat ini tinggal bersama saudara dan anaknya yang berjumlah 13 orang.
"Katanya mau ada bantuan tenda dari pemerintah tapi sampai sekarang tidak ada. Sudah saya tunggu padahal. Akhirnya ini saya buat tenda darurat dari karung padi. Tapi harus beli plastik sendiri untuk atap. Habis Rp 200 ribu," pungkasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada saat awal banjir Selasa lalu, pengungsi dengan tenda darurat di bantaran Sungai Tipar mencapai 178 orang. Namun jumlah tersebut semakin berkurang seiring surutnya air di wilayah setempat.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Terseret Banjir Bandang saat Naik Motor, Rudi Tewas, Putrinya Masih Hilang
-
Pemkab Siapkan Lahan 10 Hektare untuk Huntap Korban Banjir Bandang Lebak
-
Banjir Pontianak, Perlu Pengerukan dan Operasikan Pintu Air
-
Banjir Pontianak, Ketinggian Air di Jalan Protokol Lewati Mata Kaki
-
Gandrungmangu Terendam Banjir Hingga 2 Meter, Bantuan Logistik Belum Merata
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama