SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal menyediakan rumah susun (rusun) dan GOR untuk merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.
Penyediaan fasilitas tersebut menyusul terus melonjaknya jumlah kasus positif di Kota Bahari hingga sudah menembus 1.000 lebih.
Rusun untuk perawatan itu yakni di rusun yang baru selesai dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat. Sedangkan GOR yang disediakan yaitu GOR Tegal Selatan.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, penyediaan rusun dan GOR untuk merawat pasien positif yang harus menjalani isolasi mandiri dan mengantisipasi kondisi rumah sakit penuh.
"Isolasi mandiri di rumah tidak cukup karena tidak betul-betul untuk isolasi mandiri dirinya. Mereka hanya menghindar dari sanksi sosial di tempat kerja maupun di lingkungan masyarakat," kata Dedy Yon, Senin (23/11/2020).
Menurut Dedy Yon, dengan menjalani isolasi mandiri di rusun atau GOR, kondisi pasien yang positif bisa setiap hari dipantau oleh dokter dan perawat.
"Walaupun tidak ada komorbid, harus ada pengawasan dari dokter dan perawat. Jangan sampai nanti dari tim medis ketika tidak ada komorbid, dianggap aman terus diminta isolasi mandiri di rumah," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari mengatakan, total kapasitas tempat perawatan di rusun dan GOR Tegal Selatan sebanyak 124 bed. "Kapasitas di rusun ada 64 bed, di GOR Tegal Selatan ada 60 bed," ujarnya.
Prima menjelaskan, pasien positif yang akan dirawat di rusun maupun GOR akan terlebih dahulu dilakukan assesmen oleh dokter.
Baca Juga: Surya Paloh Positif Corona, Nasdem: Dalam Keadaan Baik dan Stabil
"Yang dirawat di sini pasien positif tanpa gejala dan gejala ringan. Begitu masuk nanti diasessmen oleh dokter, apakah dia OTG atau gejala ringan. Kalau gejala berat di rumah sakit," jelasnya.
Menurut Prima, terdapat satu dokter dan dua perawat yang setiap hari disiagakan untuk memantau kondisi pasien selama isolasi mandiri 10 hari. Selain itu, pasien juga akan mendapat makan tiga kali sehari.
"Setiap hari dipantau. Manakala selama masa isolasi mandiri ada keluhan dan kondisinya memburuk nanti kita bawa ke rumah sakit," ujar dia.
Prima menyebutkan, jumlah kasus positif Covid-19 hingga Senin (23/11/2020) mencapai 1.043 orang. Terdiri dari 37 orang dirawat, 238 orang isolasi mandiri, 719 orang sembuh, dan 49 orang meninggal.
"Penambahan tertinggi terjadi pada 14 November, sampai 123 kasus. Kalau rata-rata penambahannya, 50 sampai 60 kasus. Paling banyak klaster keluarga," ungkapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
-
Ratusan Santri Ponpes Al-Mutawally Kuningan Reaktif Covid-19
-
Melonjak! Kasus Corona Indonesia Tambah 4.442 Orang, Meninggal 16.002 Jiwa
-
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh Positif Corona
-
Surya Paloh Kena Demam Berdarah dan Terinveksi Covid-19, Begini Kondisinya
-
Update 23 November: Kasus Corona Indonesia Tembus Setengah Juta Orang
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi