SuaraJawaTengah.id - Polisi akhirnya bisa mengungkap kasus penemuan sesosok mayat lelaki berlumuran darah di Jalan Jogja-Wonosari KM.22, Padukuhan Karangsari, Kapanewonan Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11/2020) dini hari.
Korban diketahui bernama Sugiyanto lelaki asal Kapanewonan, Playen, Gunungkidul. Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan karyawan warung Soto Prawirotaman tersebut.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan dua orang tersangka pelaku pembunuhan terhadap Sugiyanto adalah MAW (23) warga Bantul dan DL (24) warga Kota Yogyakarta. Keduanya masih berstatus mahasiswa tersebut kini berada di tahanan Mapolres Gunungkidul.
Keduanya berhasil diamankan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Gunungkidul yang diback up penuh oleh Polda DIY. Keduanya diamankan di sebuah rumah di Kota Bandung Jawa Barat. Usai melakukan aksinya keduanya memang melarikan diri ke Bandung Jawa Barat.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku pembunuhan tersebut. Namun ia enggan berkomentar lebih jauh karena masih menunggu persetujuan resmi dari pimpinan untuk merilis kasus tersebut.
"Benar. Tetapi ini menunggu perintah pimpinan,"ujar Suryanto, Senin (23/11/2020) malam.
Demikian juga Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Ryan Permana juga mengungkapkan hal yang sama. Kasus tersebut masih dalam pendalaman dan akan merilis kedua orang tersangka jika memang sudah lengkap data yang dibutuhkan sudah lengkap.
"Iya benar. Nanti kita akan rilis,"ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul AKB Agus Setiawan mengungkapkan, pelaku pembunuhan berhasil ditangkap setelah dilakukan pemeriksaan saksi serta penyelidikan lanjutan. Dalam pendalaman kasus yang dikuatkan dengan CCTV di jalan tersebut, akhirnya mengerucut pada dua pelaku yang menggunakan sepeda motor berboncengan.
Baca Juga: Terungkap, Mayat Penuh Luka Tusuk di Jalan Wonosari Dibunuh Mahasiswa
"Kami lakukan penyelidikan dan akhirnya mendapat petunjuk pelaku mengarah kepada kedua orang tersebut. Dua pelaku berhasil diketahui dan ditangkap di Bandung Jawa Barat," terangnya Senin (23/11 /2020) malam.
Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan berlumuran darah di Jalan Jogja - Wonosari KM.22, Padukuhan Karangsari, Kapanewonan Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11/2020) dinihari. Mayat tersebut ditemukan dengan luka bekas senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.
Mayat tersebut diduga korban pembunuhan karena ketika ditemukan terdapat luka bekas senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya. Ketika ditemukan, korban juga masih lengkap mengenakan helm dan jaket warna hitam.
Mayat tersebut terlentang tak jauh dari Restoran Teras Patuk atau jembatan Irung Petruk. Di dekat tubuh korban ditemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik korban, Suzuki Smash AB 4610 NF dan mengenakan helm warna putih merk Blade.
Berita Terkait
-
Terungkap, Mayat Penuh Luka Tusuk di Jalan Wonosari Dibunuh Mahasiswa
-
Jengkel Sering Dituduh Maling, Pemuda Hajar Istri Tetangga sampai Tewas
-
Terungkap! Ada Motif Asmara di Balik Pembunuhan IRT di Tulungagung
-
Dibunuh Pakai Bor, Budi Diduga Niat Perkosa Rohmah saat Suami Pergi Yasinan
-
Selain Bor Listrik, Budi Gunakan Tang dan Kursi saat Bunuh Istri Tetangga
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR