SuaraJawaTengah.id - Polisi terus melakukan penyelidikan berkait hilangnya uang tabungan Rp72 juta milik nasabah Maybank Solo, Candraning Setyo.
Setelah sebelumnya memeriksa saksi dari pihak korban dan perwakilan bank, Satreskrim Polresta Surakarta juga memeriksa pihak salah satu provider kartu seluler.
"Masih penyelidikan. Sudah (dipanggil dari saksi provider)," kata Kasatreskrim AKP Purbo Adjar Waskito mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Afri Simanjuntak kepada Suara.com melalui pesan whatsapp Selasa (24/11/2020).
Penerbitan simcard baru milik Candraning beberapa kali disebut tim kuasa hukum korban jadi salah satu poin penting.
Pada 11 Juni 2020, ponsel korban yang terhubung dengan internet banking Maybank tiba-tiba hilang sinyal selama beberapa hari sebelum akhirnya korban mendatangi salah satu gerai provider di daerah Purwosari, Solo guna mengurus masalah tersebut.
Namun, korban yang mendatangi gerai provider itu justru memperoleh fakta jika terjadi penerbitan simcard baru pasca bayar dengan nomor seluler sama oleh orang yang tidak dikenal bertepatan dengan hilangnya sinyal pada 11 Juni.
Disinggung mengenai keterangan di atas, Purbo enggan memberikan penjelasan rinci.
"Ranah penyelidikan ya," ujarnya.
Salah satu kuasa hukum korban, Gading Satria Nainggolan mengungkapkan, setelah terjadi penerbitan simcard baru, rekening kliennya langsung dibobol dengan lima transaksi.
Baca Juga: Gegara Tantang Polisi Tindak Gibran, Pemerintah Skakmat Fadli Zon
"Ada lima transaksi pada 11 Juni 2020, pukul 13.24 WIB sampai 13.32 WIB. Ada transfer ke dua rekening bank masing-masing Rp 25 juta, lalu ada tiga top up ke OVO sebesar Rp 9.801.000, Rp 9.901.000 dan Rp 2.951.000," ujar dia.
Padahal, kliennya mengaku tidak pernah menggunakan aplikasi internet banking dari Maybank, meskipun pernah mendaftarkan nomor ponselnya. Sebab rekening Maybank tersebut memang difungsikan sebagai tempat penyimpanan, sehingga tidak banyak transaksi yang dilakukan.
"Kami berharap kasus ini diusut tuntas, termasuk soal pembuatan simcard baru yang lolos. Lalu yang paling utama adalah uang klien kami bisa kembali," tukas Gading.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
Jelang Debat Kedua, Penantang Gibran Kapok Pelajari Kisi-kisi KPU
-
Sekolah Tatap Muka Dibuka, Satgas Covid-19 Solo Tunggu Izin Orang Tua
-
Bikin Kerumunan, Demo Tolak Rizieq Shihab di Solo Dibubarkan Polisi
-
Ika Hanum Pilih Dangdut Karena Lebih Menantang, Terutama Cengkoknya
-
Dikawal Aparat Bersenjata, Satpol PP Turunkan Spanduk Rizieq di Kota Solo
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Tutup Rangkaian Uji Coba vs Persibangga, Ini Catatan Stefan Keeltjes
-
Promo Ramadan BRI: Solusi Hemat untuk Agenda Ngabuburit dan Bukber
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK