SuaraJawaTengah.id - Peringatan Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang rencananya digelar di Masjid Riyadh, Kota Solo, pada 5 Desember mendatang akhirnya dibatalkan. Hal itu dikarenakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan masa pandemi virus Covid-19 yang belum berakhir.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, mengonfirmasi peringatan haul Habib Ali ditiadakan. Keputusan itu diambil panitia atau penyelenggara untuk menekan penyebaran virus corona.
Peniadaan itu, sebut Kapolresta, tidak terkait dengan perizinan kepolisian.
“Langsung dari pihak penyelenggara mempertimbangkan pandemi, peringatan haul ditiadakan,” papar Kapolres Solo dilansir dari Solopos.com, Selasa (24/11/2020).
Menurutnya, penyelenggara memahami pentingnya menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.
Sementara itu, tokoh masyarakat Pasar Kliwon, Abdullah AA, juga mengonfirmasi pembatalan acara rutin tahunan yang biasanya menghadirkan ribuan orang dari berbagai daerah tersebut. Ia juga mengatakan pamflet pemberitahuan soal peniadaan Haul Habib Ali ke-109 itu sudah disebar.
Abdullah membenarkan peniadaan acara itu semata-mata karena pandemi Covid-19.
“Keluarga dari Habib Ali meniadakan haul, dikhawatirkan ada penyebaran virus corona di sini. Kami menaati aturan yang ada, insya Allah jadi kebaikan untuk ke depan,” papar Abdullah.
Menurutnya, keluarga tetap melaksanakan peringatan haul, namun tidak untuk umum. Ia menjelaskan keluarga dan panitia sudah menginformasikan peniadaan acara haul ke seluruh jemaah melalui aplikasi perpesanan.
Baca Juga: Dikawal Aparat Bersenjata, Satpol PP Turunkan Spanduk Rizieq di Kota Solo
“Sudah menyebar pengumuman dari pihak keluarga ke grup-grup. Pihak keluarga juga sudah mengimbau dan meminta meneruskan pesan itu. Haul tetap diperingati, tetapi untuk pihak keluarga,” imbuh dia.
Berita Terkait
-
Kasus Tabungan Maybank Solo Hilang, Polisi Periksa Perwakilan Provider
-
Jelang Debat Kedua, Penantang Gibran Kapok Pelajari Kisi-kisi KPU
-
Sekolah Tatap Muka Dibuka, Satgas Covid-19 Solo Tunggu Izin Orang Tua
-
Bikin Kerumunan, Demo Tolak Rizieq Shihab di Solo Dibubarkan Polisi
-
Ika Hanum Pilih Dangdut Karena Lebih Menantang, Terutama Cengkoknya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop