SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara soal Jateng menempati ranking pertama jumlah kasus aktif terbanyak dari 10 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data Kemenkes, kasus aktif di Jateng menyentuh angka 10,494.
"Setelah kita cek, ternyata ada data yang delay," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (24/11/2020).
Ganjar mengatakan, setelah mendengar informasi Jateng menjadi provinsi paling tinggi diantara provinsi-provinsi yang lain, ia langsung cek soal kebenaran data tersebut. Setelah ia cek, angkanya tak sesuai dengan data Kemenkes.
"Kita sudah sampaikan ke teman-temannya kok datanya tak sama, ternyata ada delay itu," ujarnya.
Meski begitu, Ganjar mengakui jika di Jateng memang ada peningkatan jumlah pasien Covid-19. Namun, soal Jateng menjadi provinsi kasus aktif paling banyak ia memastikan jika data tersebut berbeda dengan data yang ia miliki.
"Ada peningkatan di Jateng memang betul dan bahwa ada peningkatan test di Jateng juga betul," ucapnya.
Menurutnya, saat ini tes polymerase chain reaction (PCR) di Jateng sudah melebihi target World Health Organization (WHO). Untuk itu, ia memastikan jika data yang dari Kemenkes terdapat data yang delay.
"Jadi itu data delay bukan data harian," imbuhnya.
Selain itu, untuk kamar tidur pasien Covid-19 sudah ia minta agar ada penambahan kuota baik yang di ICU maupun yang ada di ruang isolasi. Ia minta bupati dan wali kota tak usah panik, jika tempat isolasi nya kurang boleh sewa hotel.
Baca Juga: Bima Arya: Camat dan Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Positif Covid-19
"Kalau tempat isolasi kurang, sewa hotel saja itu lebih enak tempatnya," katanya.
Berdasarkan data dari laman corona.jatengprov.go.id, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat mencapai 7.463, total sudah ada 49.971 warga jateng yang positif Covid-19.
Kemudian pasien sembuh dari Covid-19 hari ini ada tambahan 590 orang, sementara pasien meninggal karena covid-19 terdapat 50 jiwa.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Gedung Putih Rencanakan Pesta, Meski Pandemi Covid-19
-
Positif Corona di Indonesia Tembus Setengah Juta Orang!
-
Menteri Luhut: Pfizer dan Bio Farma Kerja Sama Bikin Vaksin Covid-19
-
Akan Berlibur Sambut Lockdown Dicabut, Empat Wanita Kecelakaan, Dua Tewas
-
Ilmuwan Peringatkan Evolusi Virus Dapat Merusak Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu