SuaraJawaTengah.id - DPD II Partai Golkar Kota Solo mengklaim minimal bakal menyumbangkan lebih dari 20 ribu suara untuk pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa pada Pilkada yang berlangsung 9 Desember mendatang.
Ketua DPD II Partai Golkar, Koes Rahardjo menyebut, kalkulasi suara itu seperti saat Pileg 2019 silam.
"Jumlah itu jadi modal awal kami untuk dukungan ke Mas Gibran. Namun target kami bisa mencapai 25 sampai 27 ribu suara," kata Koes Rarhardjo kepada awak media, Minggu (29/11/2020).
Dia memaparkan, DPD II Golkar Solo sudah bergerak di 27 titik yang tersebar di Kota Bengawan untuk sosialisasi Gibran-Teguh. Karena di massa pandemi, Koes mengakui tak bisa menghadirkan banyak orang dalam setiap pertemuan atau maksimal 50 orang.
"Jumlah orang tiap pertemuan dikali 27 titik itulah yang menjadi ujung tombak kita atau istilahnya sebagai," tutur dia.
Koes Rahardjo tak menampik adanys arus bawah yang tidak sejalan atau setuju mendukung pasangan Gibran-Teguh. Namun dirinya menegaskan sebuah hal yang biasa dalam dinamika politik.
"Itu biasa. Di manapun juga yang namanya pro dan kontra itu pasti ada, kalau saya tidak mengenal Jokowi atau Gibran mungkin (dukungan-red) tidak seperti ini," paparnya.
"Hanya beberapa orang saja (yang beda dukungan). Biasanya mengajak orang untuk berbeda agar dianggap sebagai tokoh. Siapa saja bisa jadi yokoh asal bekerja untuk rakyat," tegas dia.
Sementara itu, Gibran menyebut baik dukungan yang diberikan partai berlambang pohon beringin itu. Dirinya juga berpesan kepada Koes Rahardjo untuk memastikan seluruh kader Golkar datang ke TPS.
Baca Juga: Pilkada Serentak, Pemerintah Tetapkan 9 Desember Jadi Hari Libur Nasional
"Dari awal kan (Golkar Solo) sudah konsisten mendukung saya, bahkan sebelum rekomendasi turun," ucapnya.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
600 Personil Polresta Balikpapan Disiagakan pada Pilkada Balikpapan
-
Ikut Kampanye Sampai Joget-joget, Kepsek di Riau Dipenjara 4 Bulan
-
Partai Gelora Konsolidasi Menangkan Ben-Pilar, Airin: Gaspol!
-
Tawuran Antar Pendukung Calon Bupati, Polisi Tahan 13 Orang
-
Joget-Baca Doa di Kampanye Calon Bupati, Kepala Sekolah Divonis 4 Bulan Bui
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin