SuaraJawaTengah.id - Skuter matik atau skutik andalan Yamaha yang muncul di pasar Eropa, yaitu Yamaha NMax 125 dan Yamaha NMax 300 siap menghadirkan sederet pembaruan atau facelift buat tahun depan. Terpenting adalah pemenuhan standar emisi Euro 5 sebagai syarat wajib untuk bisa mengaspal di benua itu.
Adapun warna penyegaran yang ditampilkan produsen kendaraan roda dua berlogo garpu tala itu adalah warna abu-abu sebagai opsi pilihan baru. Dan uniknya, kelir satu ini juga sudah ditawarkan pada model Yamaha NMax bagi pasar Indonesia.
Sementara untuk standar emisi diterapkan merujuk aturan Euro 5 sesuai yang berlaku di Benua Biru untuk saat ini.
Sementara fitur yang tersedia meliputi kontrol traksi, bagasi luas untuk menyimpan helm full-face, tersedia stopkontak 12V, dan rem ABS sepenuhnya. Selain itu, skutik bongsor Yamaha ini juga mengalami penyegaran berupa sederet tampilan kosmetik, termasuk jok dengan jahitan kontras, pijkn kaki atau foot-peg anodized, dan warna garpu perak.
Untuk Yamaha XMax 125, seperti dikutip kanal otomotif Suara.com, jaringan dari SuaraJateng.id, dari RideApart, menggunakan mesin 124cc tunggal yang memenuhi standar Euro 5. Bobot motor disebutkan lebih ringan sekitar 9 kg dari versi 2020.
Sedangkan versi Yamaha XMax 300 menggunakan mesin 292cc dengan sepasang lampu LED di bagian haluan.
Tidak hanya itu, perubahan menonjol lain adalah jarak sumbu roda yang lebih panjang, ground clearance lebih tinggi, dan peningkatan suspensi belakang.
Sedangkan fitur pendukung pada motor ini melingkupi lampu utama LED, kaca spion yang dapat disesuaikan dua posisi, kontrol traksi, dan bagasi penyimpanan untuk dua helm full-face.
Sayang belum diketahui berapa harga yang ditawarkan untuk skutik bongsor Yamaha ini. Namun harga dilastikan bisa berbeda di setiap wilayah Eropa.
Baca Juga: Best 5 Oto: Lady Gaga Lego Lamborghini, Ridwan Kamil Bagikan Sepeda Motor
Berita Terkait
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
-
Riset Global: Menata Ulang Kota Bisa Jadi Senjata Efektif Lawan Krisis Iklim, Bagaimana Bisa?
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus
-
Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri