SuaraJawaTengah.id - Pemerataan pendidikan di Indonesia masih belum terlaksana dengan sempurna. Hal itu dibuktikan dengan beredarnya unggahan video para siswa SD menyampaikan pesan kepada Jokowi dan Nadiem Makarim.
Dalam video itu, memperlihatkan para siswa SDN Tuatenu Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta bantuan kepada Presiden Jokowi dan Nadiem Makarim karena bangunan sekolah tidak layak untuk menjadi tempat belajar.
"Kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan kepada bapak Menteri Pendidikan serta Bapak Adian Napitupulu agar dapat melihat sekolah kami. Supaya kami dapat tempat yang layak seperti sekolah-sekolah yang lain, terima kasih." Ungkap siswa SD dalam video tersebut.
Video tersebut diunggah oleh akun instagram @studentnesia. Akun tersebut juga berharap bahwa suara-suara tersebut bisa didengar oleh para pemimpin negeri.
"Semoga dengan ini bisa membuat suara teman-teman semakin lantang dan bisa didengar oleh bapak-bapak pemimpin negeri ini," tulis akun tersebut dengan mengetag instagram @jokowi dan @nadiemmakarim.
Warganet turut bereaksi dengan adanya video tersebut. Bahkan mereka mengaku miris dengan kondisi negara yang kaya tapi masih memiliki rakyat yang belum menikmati pendidikan dengan layak.
"Miris bgt liat negara yg begitu kayanya, yg bahkan negara lain iri dgn ini semua, tapi kenapa masih banyak rakyat yg belum bisa menikmati pendidikan dgn layak (emot sedih)," tulis akun @dedy_yant***.
Selain itu, warganet juga menyarankan agar bantuan yang telah dilakukan disumbangkan untuk membangun sekolah.
"17 M BLT kemarin sumbang aja ke sini lebih faedah berkah," kata akun @tyasdwi***.
Baca Juga: Kabar Baik dari Jokowi, Seluruh Rakyat Bakal Dapat Vaksin Corona Gratis
Warganet juga menanyakan terkait di mana posisi pemerintah daerah, melihat kondisi para siswa yang sekolah di tempat kurang layak tersebut.
"Lha, pemda dan pemkabnya kemana???" Tanya akun @dafr***.
"Semoga pemerintah mendengar suara kalian rakyat NTT," tulis akun @ahmadi_dw***.
Untuk diketahui, SDN Tuatenu sendiri berada di Desa Oekiu, Amanuban Selatan, Timor Tengah Selatan, NTT.
Reporter: Aditia Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang