Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 10 Januari 2021 | 06:13 WIB
Ilustrasi pesawat milik maskapai Sriwijaya Air. [Antara]

SuaraJawaTengah.id - Para penumpang diwajibkan melakukan test swab PCR. Aturan tersebut rupanya memberikan kebruntungan bagi salah satu penumpang pesawat Air SJ-182. 

Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak  hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. Pesawat bernomor registrasi PK CLC itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Keluarga bernama Jojo, Dini, Nauryn dan Falle seharusnya berangkat menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 itu. Beruntung, karena hasil uji tes swab PCR lama keluar dari sebuah rumah sakit mereka batal melakukan perjalanan. .

Kisah itu diungkapkan salah seorang warga asal Pontianak, Muhammad Yusuf Setiawan kepada Suara.com melalui direct message (dm) instagram, Sabtu (9/1/2021).

Baca Juga: Ricko Korban Sriwijaya Air, Alumni Teknik Sipil Unhas 05

"Jadi kakak saya dengan istrinya dan dua anaknya semalam sudah booking tiket untuk penerbangan itu. Mereka pulang ke Pontianak setelah liburan dari Jakarta," ungkap Yusuf dengan akun

"Namun, hasil test swab keluarnya lambat. Akhirnya bookingan hangus dan ganti penerbangan lain," tambah dia.

Meski demikian, lanjut dia, sang kakak sempat berencana booking ulang dengan pesawat yang mengalami nasib nahas tersebut.

"Saat mau booking ulang, harganya naik, akhirnya cancel dan pakai penerbangan lain. Alhamdulillah sekarang sudah sampai di rumah. Saya jempit di Bandara Supadio," paparnya.

Manajemen Sriwijaya Air masih melakukan komunikasi dan investigasi terkait dengan keberadaan pesawat SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak. Pesawat Sriwijaya Air hilang kontak diketahui pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.

Baca Juga: Kronologis Sriwijaya Air Jatuh, Sempat Keluar Jalur Lalu Hilang di Radar

Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Theodora Erika mengatakan, pihaknya masih melakukan komunikasi terkait dengan pesawat Sriwijaya Air hilang kontak.

Load More