SuaraJawaTengah.id - Ketua Komite Olaharga Nasional (KONI) Kota Pekalongan, Muhammad C Maretan menjadi korban pencurian sepeda motor.
Yang mencengangkan, di dalam bagasi sepeda motor yang dicuri terdapat uang puluhan juta rupiah, perhiasan, jam tangan mewah dan sejumlah surat berharga.
Informasi pencurian tersebut diposting oleh akun dengan nama Basri Gnpk RI di sebuah grup Facebook, Selasa (19/1/2021).
Dalam postingannya itu disebutkan, pencurian terjadi pada Selasa (19/1/2021) sekitar pukul 05.00 WIB di rumah Muhammad C Maretan di Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.
Sepeda motor yang digondol maling yakni Yamaha PCX warna putih. Di dalam bagasi sepeda motor itu, seperti ditulis dalam postingn, terdapat STNK, BPKP motor dan mobil, dompet berisi ATM, sertifikat rumah dan tanah, uang tunai Rp27 juta, Kartu Tanda Anggota (KTA) KONI Pekalongan, serta jam tangan merk Rolex.
Selain itu, terdapat juga cincin blue safir, variasi berlian murni, 33 gram emas dan sertifikatnya, serta kalung emas 37 gram.
Postingan itu juga mengungkapkan jika sepeda motor berikut seluruh barang yang ada di dalam bagasi sepeda motor merupakan milik Ketua KONI Kota Pekalongan, Muhammad C Maretan.
"Pencuri diprediksi masih berada di sekitar areal Pekalongan-Batang-Kendal-Pemalang-Tegal-Brebes. Kepada teman2ku di jalanan yang berada di sekitar Pekalongan, Batang, Kendal, Pemalang,Tegal dan Brebes diminta partisipasinya untuk menemukan sepeda motor yang dimaksud berikut surat-surat berharga yang berada di dalamnya," tulis postingan tersebut.
Dalam postingan tersebut juga disebutkan adanya hadiah bagi siapa saja yang berhasil menemukan sepeda motor dan pelakunya berupa uang sebesar Rp20 juta.
Baca Juga: Awas Cuaca Ekstrem, Jawa Tengah Termasuk Daerah Berpotensi Terjadi Banjir
Saat dikonfirmasi Suara.com melalui telepon, Muhammad C Maretan membenarkan informasi pencurian sepeda motor miliknya yang ada di postingan tersebut.
"Benar, sesuai yang ada di postingan. Kejadian pencuriannya subuh-subuh dan sudah saya laporkan ke Polres Pekalongan Kota," katanya, Selasa (19/1/2021).
Dia juga membenarkan adanya hadiah uang Rp20 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan sepeda motor dan pelaku pencurian. "Kalau uangnya sudah hilang tidak masalah, yang penting surat-suratnya, sertifikat," ujarnya.
Menurut Maretan, sejak informasi pencurian itu diposting di media sosial, sejumlah orang menghubunginya dan mengaku sudah menemukan sepeda motornya. "Tapi saya tidak percaya karena niatnya mau nipu, minta transfer uang dulu," ungkapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%