“Pasarnya seluruh Indonesia ya. Kita jualnya secara online, bisa melalui media sosial ataupun online shop,” ungkapnya.
Harga setiap tanaman yang dijualnya bervariasi, mulai dari yang termurah Rp15.000 per pot, hingga Rp150.000 per rizom.
“Memang sekilas kelihatan sepele, tetapi kalau gak diniati ya gak jadi. Kita dituntut tahu, jenis tumbuhan serta karakternya, daya lampu, inject CO2, cuaca, soil, pupuk, hardscape dan tentunya kualitas dan PH air,” paparnya.
Musuh terbesar scaper, disebutnya adalah algae. Jenis lumut ini biasanya muncul ketika faktor pencahayaan dan temperatur air kurang pas.
“Solusinya sesuaikan pencahayaan, dikasih pula pembasmi alga. Karena kalau dibiarkan tumbuhan akan mati,” ucapnya.
Saat ini, hampir semua jenis tumbuhan air dikembangkan di farm-nya. Dimulai dari aneka moss, jenis-jensi anubias, buchepalandra, dan bermacam tanaman stemplant.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gagal Merantau, Pemuda di Pati Diduga Tega Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Semarang Diguyur Hujan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspadai Cuaca Tak Menentu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng