SuaraJawaTengah.id - Pagi ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko trending di media sosial twitter. Mereka sedang hangat membahas isu kudeta Partai Demokrat.
Trending KSP Moeldoko karena Politisi Demokrat Andi Arief menyebut mantan panglima TNI itu terlibat dalam aksi kudeta Partai Demokrat yang diumumkan oleh AHY pada Senin (1/2/2021).
"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," tulis Andi Arief di twitter.
Cuitan Andi Arief pun langsung melejit di media sosial berlambang burung itu. Beragam cuitan langsung di tuliskan warganet. Ada yang mendukung cuitan Andi Arief, ada juga yang langsung menghujat sang ketua umum Partai Demokrat AHY.
"Moeldoko dulu yang angkat jadi Panglima TNI Pak SBY, skr mau acak acak Partai yang didirikan Pak SBY ?! kami ini yang muda muda rasanya lebih paham soal etika, adab, dan aturan," tulis akun @rihannur****
"Ayooo Demokrat jgn menyerah....rakyat pasti ada Akan dukung, ayooo ttp semangat... Ada apa ini....sdh PPP, golkar, PAN skrg Demokrat jg mau dicaplok," @Elly****
"AHY di kerjai mau aja. btw bagaimana narkobamu rif sama kondom gerigimu ? Masih ada stok wkkk," tulis akun @SUMINTA****
"Benarkah Moeldoko yg akan mengambil alih Demokrat? Bgm caranya? Bukankah untuk menjadi pengurus partai ada mekanisme yg rumit? Kalau @AgusYudhoyono yakin pada kepemimpinannya, urusan kudeta begini lucu dipublikasikan. Kekanak kanakan," tulis @Agus*****
"AHY pemimpin lebay...bau kencur. Klau Demokrat kuat didalam tidak ada satupun kekuatan dri luar bisa menggoyahkan. Ini sebetulnya pergolakan kader² Demokrat sendiri yang ngak bisa dirangkul AHY. Klu kader² itu loyal ke AHY krn kepemimpinan yg kuat...tak ada gonjang ganjing," tulis akun @franky****
Baca Juga: Singgung Moeldoko Kudeta Demokrat, Tengku Zul Bawa-bawa Aung San Suu Kyi
Sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaanya akan digulingkan oleh 5 orang, salah satunya orang dekat Presiden Joko Widodo.
Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat. Hal tersebut AHY sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat.
Pidato itu disiarkan secara Live melalui kanal Youtube miliknya Agus Yudhoyono, berjudul "Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono" pada Senin (1/2/2021) siang.
"Gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang terdiri dari satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu. Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan," ungkap AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi