"Beliau kemudian menyampaikan bahwa dirinya lebih dikenal dengan sebutan Mbah Kuntjung. Selama ini Mbah Kuntjung membantu kongcho hot tek teng shin memberikan kesembuhan atau pertolongan kepada orang-orang yang sembahyang disini," terangnya.
Kepada juru kunci saat itu, Mbah Kuntjung berkenan jika pengurus memberikan penghormatan kepada sosoknya. Kemudian dari pengurus saat itu Mbah Kuntjung dibuatkan altar khusus yang hormati hingga saat ini dan berisi tiga buah pusaka berwujud keris.
"Khusus untuk altar Mbah Kuntjung, yang diperkenankan untuk menjamasi adalah juru kunci yang sudah ditunjuk. Sehingga memang kita tidak ada yang berani untuk membersihkan atau menjamasi pusakanya Mbah Kuntjung" lanjutnya.
Namun berbeda dengan patung lainnya, Mbah Kuntjung tidak berkenan jika diberikan sesembahan berupa daging. Sajian Mbah Kuntjung cukup dengan buah-buahan dan jajanan pasar. Serta tidak mau diberi minuman beralkohol.
Baca Juga: Perajin: Pelanggan Boro-boro Mikirin Kue Keranjang, Buat Makan Aja Bingung
"Mbah Kuntjung itu sebagai figur sendiri, sedang keris adalah sebagai pamor atau kharisma. Memang dia itu asli kejawen. Makanya kalau kita lihat kan ritualnya pakai dupa hitam. Kemudian sajiannya jajanan pasar. Itu yang membedakan dengan altar lain," ujarnya.
Terkait dengan Tahun Baru Imlek 2572 yang bertepatan dengan Tahun Kerbau Logam, Sobita mengaku sebagai tahun untuk bekerja keras.
"Semoga ini menginspirasi kita semua untuk mengejar ketertinggalan kita selama satu tahun. Baik secara ekonomi maupun kehidupan sosial. Karena mengalami keterpurukan," pungkasnya. (Anang Firmansyah)
Kontributor : Anang Firmansyah
Baca Juga: Imlek di Tengah Covid-19, Kemenag Minta Umat Konghucu Tangsel Ibadah Daring
Berita Terkait
-
Viral Video ART Asal Banyumas Dianiaya di Jakarta, Polisi Cek CCTV dan Bakal Panggil Majikan
-
Pembunuh Ibu dan Anak dalam Toren di Tambora Diciduk, Pelaku Ditemukan Jadi Gelandangan di Banyumas
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
-
Intip Nasib Shio Ayam, Kerbau, dan Tikus yang Dibilang Gibran Paling Beruntung di 2025, Apa Benar?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara