SuaraJawaTengah.id - Mungkin sulit dibayangkan jika memiliki uang Rp 1.000 masih bisa dikunakan untuk beli makanan berat di zaman seperti sekarang. Apalagi buat makan, dibelikan rokok sebatang aja belum tentu dapat.
Eits, jangan berkecil hati dulu. Jika Anda sedang di Kabupaten Rembang, uang Rp 1.000 masih sangat memungkinkan jajan kuliner yang pasti kenyang untuk seharian.
Tempat makannya cukup luas, di sana disediakan tempat bagi pembeli yang ingin menikmati soto sambil lesehan atau duduk dikursi.
Karena posisinya berada didalam gang, maka hanya parkiran motor yang tersedia di rumah makan satu ini.
Tapi jangan khawatir, lokasinya juga tidak jauh masuk ke dalam gang kok. Bagi yang mengendarai mobil, juga bisa parkir di pinggir Jalan Raya Rembang-Blora.
Namun harus rela berjalan kaki masuk ke dalam gang yang jaraknya kurang lebih cuma 50 meter dari jalan raya.
Namanya Warung Angkringan Ronggolawe yang menjual nasi soto ayam satu porsi dengan harga cuma Rp 1000.
Warung yang berlokasi di Dukuh Kedungdoro, Desa Leteh, Kecamatan Rembang itu penampilan dari luarnya seperti warung rumahan yang kebanyakan ditemui di kabupaten berjuluk Kota Garam.
Pemilik warung angkringan Ronggolawe, Ronggo Warsito menyebut, dulu warung miliknya memang berkonsep seperti angkringan. Dengan menjual berbagai minuman, gorengan dan makanan ringan.
Baca Juga: Demi Soto Banjar di Kondangan, Wanita Ini Rela Berjalan Menerjang Banjir
Ia menyebutkan ide membuat kuliner soto Rp 1000 ini muncul sekitar dua bulan lalu. Bermula melihat di sekitar warungnya banyak anak kecil yang main di lingkungan dia berjualan.
Melihat hal itu, Warsito akhirnya memiliki ide untuk menyediakan makanan yang terjangkau bagi uang saku mereka dan cukup mengenyangkan bagi anak-anak tentunya.
“Ini awalnya cuma warung kopi, cuman bagaimana agar anak-anak disini kalau bawa uang Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu bisa sarapan dan minum. Terus saya punya ide kalau dibuat soto seribu mungkin anak-anak maupun orang dewasa banyak yang mampir,” kata dia.
Dari tampilannya, kuliner soto buatannya sekilas mirip seperti Soto Kemiri yang ada di Kabupaten Pati.
Bedanya, jika Soto Kemiri menggunakan kuah soto bersantan. Sedangkan soto Rp 1000 ini, menggunakan kuah bening dengan rempah yang begitu khas.
Dalam satu porsi soto, isiannya cukup lengkap, mulai dari sayuran seperti kecambah, daun seledri, dan ditambah suwiran daging ayam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor