Sementara Kapolsek Pegandon Iptu Agus Supriyadi mengakui, kalau anggotanya juga punya usaha sampingan membuat mebel.
“Sepanjang tidak menganggu tugas utamanya sebagai anggota polisi tidak masalah. Yang penting yang utama adalah pekerjaan sebagai polisi, kalau sampai mengutamakan pekerjaan sampingan mereka pasti akan saya tegur,” ujar kapolsek Pegandon.
Agus berharap, tidak hanya Aipda Tri Suyanto yang bisa mengembangkan usaha tambahan, namun bisa dicontoh anggota yang lain.
“Namun semua itu pakai catatan asal tidak menganggu pekerjaan utamanya,’ imbuhnya.
Bagi Agus menjadi pengayom masyarakat tak cukup dengan pekerjaan utamanya sebagai polisi. Dengan berwirausaha bisa merangkul masyarakat sekitar dan memberi manfaat baik secara langsung maupun tidak, terlebih dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight