Sementara Kapolsek Pegandon Iptu Agus Supriyadi mengakui, kalau anggotanya juga punya usaha sampingan membuat mebel.
“Sepanjang tidak menganggu tugas utamanya sebagai anggota polisi tidak masalah. Yang penting yang utama adalah pekerjaan sebagai polisi, kalau sampai mengutamakan pekerjaan sampingan mereka pasti akan saya tegur,” ujar kapolsek Pegandon.
Agus berharap, tidak hanya Aipda Tri Suyanto yang bisa mengembangkan usaha tambahan, namun bisa dicontoh anggota yang lain.
“Namun semua itu pakai catatan asal tidak menganggu pekerjaan utamanya,’ imbuhnya.
Bagi Agus menjadi pengayom masyarakat tak cukup dengan pekerjaan utamanya sebagai polisi. Dengan berwirausaha bisa merangkul masyarakat sekitar dan memberi manfaat baik secara langsung maupun tidak, terlebih dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi