SuaraJawaTengah.id - Di era serba digital mencari pekerjaan bisa dilakukan secara daring. Hanya mengisi data di web atau aplikasi semua orang bisa langsung terhubung dengan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.
Namun tak disangka, di Kabupaten Banyumas sistem mencari pekerjaan secara online baru sebatas usualan. Padahal di jaringan website sudah terdapat banyak platform pencari pekerjaan.
Dilansir dari Hestek.id, Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein mengusulkan pembentukan gugus tugas atau task force untuk warga Banyumas yang masih mencari pekerjaan atau jobseeker.
Menurut dia, task force ini bertugas melakukan komunikasi ke perusahaan dan menjembatani warganya untuk mendaftar kerja, baik di dalam maupun di luar kota
“Mayoritas pencari kerja di Banyumas adalah common worker, kebanyakan adalah lulusan SMA dan SMP. Oleh sebab itu kami harus mencari terobosan, saya minta ada task force khusus untuk mencarikan pekerjaan bagi kelompok masyarakat tersebut,” kata Husein dalam sambutan pembukaan Job Fair Virtual 2021 di kanal youtube Better Banyumas, Selasa (23/2/2021).
Task force ini, kata Husein, berisi 20-40 personel. Mereka bertugas mencari lowongan pekerjaan lalu menyajikannya dalam website loker khusus bagi warga Banyumas.
“Nanti bisa pakai website yang diperuntukkan khusus untuk masyarakat Banyumas. Jadi harus ada sistem untuk menyaringnya,” kata dia.
Dengan adanya task force ini, perusahan yang membutuhkan common worker nantinya bisa langsung menjaring para pengangguran di Banyumas dengan mudah dan efisien.
“Lowongan pekerjaan ini adalah pohon-pohon yang buahnya siap dipetik. Nanti dicari, digelar ke masyarakat, untuk common worker ini banyak. Ada garmen, pabrik sepatu, pabrik boneka, bulu mata, dan wig. Kalau perlu, bupatinya perlu turun untuk negosiasi, saya siap” kata dia.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Siswa Belajar Online di Banyumas Hanya 70%
Husein mengimbau, pihak Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM untuk tidak perlu mempertimbangkan anggaran. Dia siap menjamin semua kebutuhan selama itu untuk kepentingan masyarakat Banyumas.
“Ada anggaran, saya yang akan mencari. Silahkan ajukan, kalau untuk masyarakat Banyumas, saya siap jagain. Untuk masyarakat saya pasang badan,” ungkapnya.
Aplikasi Jobseeker
Task force jobseeker yang digagas oleh Bupati Banyumas, Husein nampaknya sudah terealisasi jauh sebelum ide tersebut diutarakan. Saat ini, para pencari kerja dari semua jenjang pendidikan dan jurusan dapat dengan mudah mengakses informasi lowongan di aplikasi pencari kerja.
Misal, di Lina Jobstreet, masyarakat hanya perlu membuat akun dan mengisi kolom identitas sesuai dengan minat dan spesifikasi lulusan. Nantinya, setiap hari, aplikasi akan secara otomastis mengirimkan informasi lowongan yang relevan melalui surel.
Tak hanya Lina, ada puluhan aplikasi serupa yang menawarkan kemudahan yang sama bagi para penggunanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga