“Isi slot dulu kemudian wajib DP 50% baru saya kasih tahu lokasi hotelnya. Ini include [hotel ditanggung TA],” kata SI.
Paket Tanpa Hotel
Sementara pelaku prostitusi online lain, GS, membiarkan pelanggan memilih hotelnya. Harga yang ia tawarkan merupakan paket tanpa hotel.
“Satu jam Rp700.000, dua jam Rp1,3 juta, dan Rp3,5 juta untuk enam jam. All service dan wajib kondom. Lokasi hotel diberikan setelah fix jadwal booking online,” kata perempuan 20-an tahun itu.
Lain perempuan lain pula laki-laki. Pelaku prostitusi online laki-laki di Solo seperti AN, pria 24 tahun memasang tarif lebih rendah.
“Tidak termasuk hotel saat promo Rp200.000. Kalau enggak promo Rp400.000. Saya menjamin bersih [tidak berpenyakit] dan mau jaga rahasia. Enggak usah DP. Bayar sesudah main. Hotelnya mau di mana saja, terserah. Biaya tersebut boleh beberapa kali. Sesuai permintaan pelanggan saja,” jelasnya.
AN menyampaikan tarif senilai itu untuk dua jam tanpa ketentuan khusus seperti wajib memakai kondom. Ia membebaskan pelanggan agar nyaman.
“Bisa ketemuan dulu. Kalau cocok ya lanjut ke hotel. Kalau enggak ya sudah. Ngobrol dulu lah. Mau bawa teman perempuan satu lagi ya boleh, tanpa biaya tambahan,” kata AN.
Operasi Yustisi
Baca Juga: Waspada! 27 Daerah di Jawa Tengah Ini Rawan Terjadi Bencana Tanah Bergerak
Sebagaimana diinformasikan, aparat kepolisian belakangan ini gencar merazia para pekerja seks komersial. Beberapa kali razia digelar dalam sepekan ini dan biasanya setiap razia hasilnya diunggah di akun media sosial Polresta Solo.
Salah satu netizen di unggahan akun Instagram @polrestasurakarta, Kamis (4/3/2021), menanyakan apakah polisi juga merazia praktik prostitusi online. Admin akun tersebut menjawab "Sedang kita petakan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah