Sebagai bentuk perhatian Pemkab Batang terhadap mantan anak punk yang berkeinginan kuat untuk berubah menjadi insan yang bermanfaat.
Kedua anak punk tersebut mendapat bantuan tambahan modal usaha yang masing-masing sebesar Rp1 juta.
“Masa depan mereka tidak ada yang tahu, tapi kalau melakukan hal yang baik, InsyaAllah anak-anak ini masih punya harapan,” ungkapnya.
Salah satu mantan anak punk, Didik Hasanudin mengutarakan, alasan terbesar berhenti menjadi anak punk, karena ingin memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Ia pun sekarang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dengan berjualan minuman kopi dari modal ngamen waktu jadi anak punk.
“Saya kaget banget bisa berbincang lansung dengan Pak Bupati, apalagi tayang di youtube,”tuturnya.
Didik pun sangat berterimakasih atas bantuan tambahan modal dari Bupati.
“Buat kawan-kawan yang saat ini masih menjadi anak punk, carilah pekerjaan yang halal dan hidup lebih baik layaknya manusia,” katanya.
Baca Juga: Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang Hampir Rampung
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama