SuaraJawaTengah.id - Sumur merupakan sumber mata air yang dibuat oleh manusia. Sumur dibuat biasanya untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.
Di Desa di Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak terdapat sumur gandeng yang memilikan kisa menarik untuk dibicarakan.
Sumer Gandeng tersebut menjadi titik awal adanya nama desa Sumberng Bumi (Bermi). Konon sumur gandeng memiliki fungsi yang berbeda.
Dilansir dari Wartajateng.id, Sumbereng Bumi (Bermi) yang kini menjadi salah satu nama Desa di Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak ini memiliki kisah panjang.
Penobatan nama itu salah satunya berawal dari adanya sumur gandeng tiga rasa yang berada di desa Kabupaten Demak.
Konon tiga sumur itu bukanlah sumber mata air yang utama meskipun debit air di sumur itu selalu stabil tak mengenal musim. Dimana jika ditemukan sumber utama air, maka bisa jadi wilayah Demak kembali menjadi rawa seperti dahulu kala.
Salah seorang pribumi Bermi, Mergono (40) yang juga sebagai juru kunci Sumur Gandeng mengungkapkan, sumur yang memiliki nama asli sumur bandung panguripan sumsum sumber rejeki itu memiliki rasa dan warna yang berbeda di waktu-waktu tertentu.
“Di kawasan cagar budaya ini ada tiga sumur dimana dua sumur yang bergandengan itu, airnya hanya bisa digunakan untuk mandi. Sedangan satu nya lagi yang terpisah digunakan khusus untuk diminum,” ujarnya sambil menunjukan kawasan sumur.
Menjadi seorang juru kunci, Mergono menuturkan banyak hal yang ditemuinya diluar nalar logika manusia. Dirinya yang awalnya hanya merawat cagar budaya itu, di amanahi menjadi seorang juru kunci sumur gandeng tiga rasa melalui pengalaman mengobati seseorang yang sakit dan tak kunjung sembuh.
Baca Juga: Jakarta Ajak Pengusaha Bangun Sumur Resapan Pengendalian Banjir
“Zaman dulu ada sesepuh yang sudah menjaga dan merawat cagar budaya ini. Suatu saat ada orang yang terapi selama 8 kali itu tidak sembuh-sembuh dan terakhir dengan saya yang Alhamdulillah akhirnya bisa sembuh. Lalu dia bilang ‘kamu ini yang sejatinya juru kunci’,” jelasnya sambil menunjuk tempat kejadian.
Tak hanya sampai di situ, pada suatu malam dirinya yang sedang berada di sendang tersebut didatangi dua orang yang mengaku sebagai utusan dari kerajaan Singasari. Mereka mengalungkan selendang sebagai simbol amanah sebagai juru kunci sumur gandeng.
“Saya sempat bingung saat ada dua orang dari Kerajaan Singasari memberi selendang sebagai sebuah amanah menjadi juru kunci, setelah diberi selendang selang beberapa langkah dua orang itu menghilang,” paparnya.
Kemudian suatu saat dirinya pun sempat diajak melakukan perjalanan supranatural mengelilingi segitiga bermuda jawa bersama pasukan kerajaan Singasari. Dalam perjalanan itu ia diperlihatkan saluran air bawah tanah yang menyambung dari Kediri hingga Purwokerto.
“Dulunya air disumur ini dikeramatkan sekitar tahun 70 sampai 80 untuk kesaktian, namun lambat laun memiliki khasiat lain sebagai pengobatan hingga jodoh,” terangnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, pada saat awal menjadi juru kunci dirinya mendapatkan wangsit tiga tembung, yakni hidupkan yang mati, dekatkan yang jauh, dan sambunglah yang putus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja