SuaraJawaTengah.id - Rifna Miladianur, 16, seorang siswa SMK di Kabupaten Brebes disiram cairan diduga air keras saat hendak melakukan cash on delivery (COD) dengan pembeli kosmetik yang dijualnya.
Setelah disiram cairan yang membuat sejumlah bagian tubuhnya melepuh, Rifna mendapat pesan tentang dendam dari pembeli masker wajah yang mengajaknya bertemu untuk COD.
"Akun yang membeli masker wajah mengirim pesan ada kata-kata 'dendam saya sudah terbalas'," kata Rifna saat dijumpai di rumahnya di Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Brebes, Kamis (18/3/2021).
Rifna mengaku tak bisa mengenali pelaku yang menyiramnya dengan cairan diduga air keras karena wajahnya tertutup helm. "Dia pakai helm, jaket, dan sarung tangan," ujarnya.
Menurur Rifna, pihaknya sudah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Namun pelaku hingga saat ini belum terungkap.
"Sudah ada polisi yang ke sini lihat chatingan saya (dengan pembeli yang mengajak COD), tapi belum ada hasilnya," ujarnya.
Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Lima orang saksi sudah dimintai keterangan.
"Saksi-saksi yang melihat kejadian dan juga orang-orang yang kenal dengan korban sudah diperiksa. Akun yang memberikan komentar ancaman juga masih kita selidiki juga," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SMK di Kabupaten Brebes, Rifna Miladianur, 16, menjadi korban penyiraman air keras orang tak dikenal.
Baca Juga: Keluarga TKI Brebes Negatif Virus B117, Ganjar Pranowo: Tetap Diisolasi
Akibatnya, warga Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari itu menderita luka melepuh di sejumlah bagian tubuhnya.
Rifna menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada 17 Januari 2020 sekitar pukul 20.30 WIB. Sebelum kejadian, dirinya yang berjualan kosmetik secara online janjian bertemu dengan seseorang yang mengaku hendak membeli masker wajah.
"Saya COD-an di gapura Desa Sisalam. Saya datang ke lokasi menggunakan sepeda motor. Sampai sana orangnya tidak ada. Terus saya diminta ke utara, saya ke utara arah Puskesmas Sidamulya, katanya yang tidak banyak orang," katanya saat dikunjungi Bupati Brebes Idza Priyanti, Kamis (18/3/2021).
Sesampainya di lokasi yang diminta, Rifna tetap tak menjumpai orang yang janjian bertemu tersebut. Pelajar kelas II SMK itu pun merasa dirinya sudah ditipu sehingga memutuskan untuk pulang.
Saat perjalanan pulang ke rumahnya, Rifna tiba-tiba disiram cairan diduga air keras oleh seorang pengendara sepeda motor yang menyalipnya dari belakang.
"Nyiramnya dua kali. awalnya tidak terasa apa-apa tapi waktu sampai rumah rasannya sakit semua kaya kebakar," ujar Rifna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya