SuaraJawaTengah.id - Mudik lebaran tahun ini kembali dilarang oleh pemerintah Indonesia. Kebijakan larangan mudik akan kembali memberikan imbas tersendiri pagi para pedagang oleh-oleh di Pantura Kota Tegal.
Padahal mudik lebaran tahun lalu 2020 sudah dilarang, dan membuat pedagang oleh-oleh khas Pantura gigit jari.
Dilansir dari Ayosemarang.com, seorang karyawan toko oleh-oleh Oke Maju Jaya di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal Lisna (26) mengatakan, penjualan telur asin menurun drastis pada mudik lebaran tahun 2020.
"Tahun kemarin ancur ya, turun drastis. Sehari hanya 200 butir saja yang terjual. Kalau mudik sebelum ada pandemi masih lumayan, sehari bisa 1.000 butir," ungkapnya, Selasa (30/3/2021).
Bahkan, sejak ada pandemi, ada saja telur yang dibuang lantaran sudah kadaluarsa atau busuk. Jumlahnya juga tak tanggung-tanggung, ada ratusan butir telur.
"Hampir setiap hari ada yang dibuang, ya karena sudah busuk. Telur asin kan paling tahan dua minggu saja," katanya.
Menurutnya, nasib pedagang oleh-oleh di Pantura Kota Tegal juga sudah tak seberuntung saat sebelum adanya Tol Trans-Jawa.
"Sejak ada jalan tol jadi sepi. Deretan sini juga banyak pedagang yang tutup. Yang masih bertahan itu yang menempati tanah sendiri," ucapnya.
Hal serupa juga diungkap pedagang oleh-oleh telur asin lainnya, Sarwid (60). Bahkan, toko oleh-olehnya kini nyaris tutup.
Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Ganjar: Sabar Sebentar!
"Kondisinya udah nggak kaya dulu. Sudah sepi sejak ada tol, ditambah lagi ada pandemi, ini juga mudik dilarang. Sekarang seminggu saja baru melayani berapa biji," ucapnya.
Sarwid mengatakan, dulu ada 20-an jenis oleh-oleh yang dijual. Namun, saat ini hanya segelintir jenis saja.
"Dulu toko penuh jajanan dan oleh-oleh. Sekarang paling tinggal telur asin, dan jajanan ringan. Itu saja nyetoknya paling lima buah saja tiap jenisnya," bebernya.
Ia bahkan mengaku akan menutup toko oleh-oleh setelah masa kontraknya habis.
"Kontrak habis paling tutup saja. Sekarang saja sudah uring-uringan, seminggu belum laku," ungkapnya.
Padahal, dirinya sangat menaruh harap pada musim mudik Idulfitri 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan