Ilustrasi peredaran narkoba di Kota Tegal meningkat saat Pandemi Covid-19. (Pixabay/B-A)
"Secara nasional, kalangan pekerja paling tinggi. Prosentasenya 50,34%. Kemudian disusul penyalahgunaan di kalangan pelajar dan mahasiswa sebanyak 27%," jelasnya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sekali-kali mencoba memakai narkoba. Selain dapat merusak otak dan organ tubuh, pengguna juga bisa berhadapan dengan hukum.
"Makanya edukasi itu utama. Narkoba itu bisa merusak diri dan masa depan. Terlebih saat ini, transaksi narkoba bukan hanya untuk kalangan menengah ke atas, tetapi sudah menyasar masyarakat menengah ke bawah. Makannya ini menjadi keprihatinan bersama," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin